Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohammad Sohibul Iman melakukan konsolidasi kader, simpatisan dan pendukung partai, menjelang pelaksanaan pilkada serentak, di empat daerah di Banten.
"Intinya, kunjungan saya ke Banten untuk melakukan konsolidasi kepemimpinan baru dan sambung pikiran, dengan keluarga besar PKS, khususnya di Provinsi Banten," kata Sohibul Iman, usai memberikan motivasi kepada pengurus dan kader PKS di Serang, Minggu (6/9/2015).
Iman mengatakan, kunjungan pengurus DPP PKS ke daerah itu diharapkan menjadi "suntikan" motivasi bagi keluarga besar PKS, mesin partai dan kader, serta simpatisan, dalam menghadapi pilkada serentak, termasuk di empat kabupaten/kota di Provinsi Banten.
"(Diharapkan) Spirit kader PKS tetap stabil dengan dinamika dan tantangan yang semakin kompleks," katanya.
Iman mengatakan, meskipun sampai saat ini, dalam menghadapi pilkada di empat daerah di Banten, PKS belum bisa mengusung kader internal, namun koalisi bersama partai lain diharapkan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat banyak. Baik itu kelak berada di luar pemerintah, maupun ikut di dalam pemerintahan yang berkuasa.
Sementara terkait kepesertaan PKS dalam Koalisi Merah Putih (KMP), Iman menyatakan bahwa PKS tetap konsisten berada di luar pemerintah, bersama partai lain dalam KMP. Hal itu ditegaskan kendati PAN baru saja menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Joko Widodo.
"PAN memang mendukung pemerintah, tapi tidak keluar dari KMP. Namun bagi PKS, tetap konsisten di KMP," kata Iman yang didampingi Ketua DPW PKS Banten, Irfan Maulidi, serta sejumlah pengurus DPP dan DPW PKS itu.
Iman pun mengatakan, agar KMP makin kuat ke depan, mereka harus punya agenda yang jelas yakni melakukan transformasi struktural. Misalnya adalah dengan memberikan peran untuk "menyisir" dalam penyusunan perundang-undangan, terutama yang berkaitan dengan perekonomian yang mendukung kepentingan masyarakat. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Jejak Berdarah Maluku Tenggara: Mengurai Benang Kusut Kematian Nus Kei di Tengah Rivalitas Politik
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual