Suara.com - Guru honorer langsung sujud syukur setelah mendengar kabar baik dari salah seorang perwakilan yang ikut bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi di Kantor Menteri PANRB, Jakarta, Selasa (15/9/2015).
Agus setiawan (55) salah seorang guru honorer yang mengikuti aksi damai sejak pagi merasa puas dengan hasil positif, karena tuntuntan pengangkatan menjadi PNS bakal dilakukan secara bertahap.
"Saya senang banget mas, akhirnya disetujuin juga, jadi nggak sia-sia saya ikut," kata Agus kepada Suara.com di depan DPR/MPR, Selasa (15/9/2015).
"Kita langsung aja sujud syukur pas dengar disetujui tuntutan kita," ujarnya.
Agus menambahkan, janji dari pemerintah ini sudah ditunggu-tunggu selama 16 tahun sejak dia mengajar di SMPN 2 Karang Pucung, Cilacap, Jawa Tengah.
Dia mengungkapkan, kabar yang diterimanya guru honorer diangkat menjadi PNS secara bertahap hingga 2016 nanti.
"Paling lama kita diangkat bulan April 2016 mas," ujarnya.
Sedangkan Listiyowati (53) guru matematika di SMPN 2 Sirampug Brebes, Jawa Tengah, juga mengungapkan rasa harunya.
"Saya nangis terharu mas, karena akhirnya disetujui jadi PNS," kata Listiyowati.
Dia merasa perjalanannya ke Jakarta tak sia-sia.
"Saya tadi longmarch dari Istiqlal sampai DPR, terus ke Kemenpan, balik lagi ke DPR," ujarnya. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut