Suara.com - Seorang pembantu rumah tangga di Denpasar, Bali, tega menghabisi nyawa bayinya yang baru lahir dengan keji. Perempuan berinisial HL ini nekat membunuh lantaran malu, bayinya merupakan hasil hubungan di luar nikah.
Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nanang Priasmoko menjelaskan, bayi yang dibunuh HL, (20), itu merupakan hasil hubungan gelap dengan seorang lelaki warga Klungkung. Si lelaki, imbuh Nanang, tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan HL.
“Pelaku ini asalnya Sumba, kami juga belum tahu siapa kekasihnya dia. Yang jelas dia tidak mau bertanggung jawab atas perbuatanya,” ujar Nanang di Denpasar, Sabtu (19/9/2015).
Pelaku membunuh bayi perempuannya di kamar mandi rumah majikannya di kawasan Sesetan, Denpasar Selatan.
Dengan sebilah pisau dapur, HL menusuk anaknya tiga kali pada hari Kamis (17/9/2015) pukul 24.00 WITA.
“Saat ini dia (pelaku) masih di rumah sakit, kalau dia sudah sehat akan kami bawa langsung untuk mengikuti proses hukum selanjutnya,” kata Nanang.
Pelaku dikenakan pasal 338 tentang pembunuhan, dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. [Luh Wayanti]
Berita Terkait
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme
-
Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli