Suara.com - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi protes Akil Mochtar terkait rekening tabungannya yang belum masih diblokir. Akil berencana untuk melaporkan KPK ke pihak kepolisian.
Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji menyatakan pihaknya bakal segera mengevaluasi keluhan Akil soal pemblokiran rekening tresebut. Menurutnya, biasanya pemblokiran tetap dilakukan karena adanya sebab-sebab tertentu. Misalnya, karena perkara pokok maupun perkara yang terkait pasal 55 KUHP belum selesai seluruhnya.
"Baik karena KPK maupun pihak-pihak terkait masih gunakan upaya hukum biasa maupun luar biasa atau PK. Dan ini yang masih ditunggu proses hukumnya," kata Indriyanto saat dihubungi, Rabu (23/9/2015).
Pakar hukum pidana itu menjelaskan apabila sudah tidak ada kasus terkait dirinya, KPK pasti bakal membuka kembali rekening Akil.Namun, karena saat ini masih ada kasus yang merupakan pengembangan dari kasus Akil tersebut. Dia pun menjamin bahwa KPK bekerja sesuai prosedur dan penuh tanggungjawab.
"Juga dihindari untuk melanggar hak-hak pribadi siapa pun yang terkait kasus di KPK," tutupnya.
Seperti diketahui, KPK mengembangkan perkara suap Akil Mochtar dalam sengketa pilkada beberapa daerah ke beberapa kasus. Di antara yang sudah berkekuatan hukum tetap adalah kasus suap sengketa Pilkada Banten yang menjerat Ratu Atut Chosiyah dan suap sengketa Pilkada Palembang yang menjerat pasangan suami istri Romi Herton dan Masyitoh.
Mereka dinyatakan terbukti menyuap Akil selaku hakim MK untuk memengaruhi putusan sidang sengketa pilkada di daerah masing-masing
Pengembangan yang terbaru, KPK menetapkan beberapa bupati di sejumlah daerah sebagai tersangka. Yaitu, Bupati nonaktif Morotai Rusli Sibua, serta Bupati Empat Lawang Budi Antoni Aljufri dan istrinya Suzana Budi Antoni. Mereka juga diduga menyuap Akil untuk memengaruhi putusan MK dalam sidang sengketa pilkada.
Senin (21/23/2015) kemarin, Jaksa KPK menghadirkan Akil Mochtar sebagai saksi dalam sidang perkara Rusli Sibua. Rencananya, Akil akan dimintai keterangan soal dana yang masuk dari Rusli ke rekening perusahaan istrinya CV Ratu Samagat.
Sayangnya, Akil menolak memberi kesaksian lantaran rekeningnya yang sudah lama diblokir KPK belum juga dibuka. Padahal menurutnya, dalam putusan Mahkamah Agung atas perkaranya, rekening milik dia saat menjabat DPR, serta rekening milik anak dan istrinya dinyatakan tidak akan dirampas oleh negara. Akil bahkan mengancam melaporkan KPK ke Bareskrim apabila tidak juga membuka rekening tersebut dalam waktu dekat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan