Suara.com - Shalandra Jones, asal Michigan, Amerika Serikat, ketiban rezeki kompensasi 40 ribu dolar AS, atau setara lebih dari 400 juta rupiah, dari otoritas setempat setelah mengadukan perlakukan buruk yang dilakukan oleh petugas polisi yang melakukan pemeriksaan rutin.
Shalandra meraza dihina saat mengaku sebagai orang dengan HIV positif (ODHA).
Awalnya petugas yang bernama David Lacey menemukan kalau obat-obatan yang mengandung marijuana milik Shalandra sudah kadaluarsa, alias tak berizin.
Namun saat petugas mengetahui Shalandra ODHA, nada berbicara David jadi berubah ketus.
Petugas yang sempat menyentuh anting milik Shalandra tiba-tiba marah, karena sebelumnya Shalandra tidak mengungkap kalau dirinya ODHA.
“Seharusnya Anda bilang ke saya, karena saat itu saya tidak menggunakan sarung tangan,” seru Davis seperti diceritakan oleh Shalandra.
Kata-kata itulah yang dianggap sebagai penghinaan oleh Shalandra dan mengadukan tingkah tak patut itu kepada otoritas setempat.
Atas pengaduan itu, Shalandra malah mendapat berkah karena dakwaan penyalahgunaan obatnya dicabut dan dia mendapat kompensasi puluhan juta dolar. (Metro)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat