Suara.com - Presiden Joko Widodo, pada Kamis (24/9/2015), menyampaikan duka cita yang mendalam bagi semua jemaah haji yang menjadi korban insiden mematikan di Mina, Arab Saudi.
"Duka cita yang mendalam atas peristiwa Mina," tulis Presiden dalam akun twitternya @jokowi.
Dalam cuitannya Presiden juga meminta pengelolaan haji diperbaiki, sehingga tragedi mematikan seperti ini tak terjadi lagi.
"Harus ada perbaikan pengelolaan haji supaya peristiwa ini tidak terulang lagi," tegas Presiden yang pada Kamis malam tiba di Jakarta, setelah sebelumnya melakukan kunjungan kerja di Kalimantan.
Sebelumnya diberitakan ada 717 jemaah haji tewas setelah berdesak-desakan di Mina, Arab Saudi. Tiga di antara korban tewas itu adalah jemaah haji asal Indonesia dan satu jemaah Indonesia lainnya kini dirawat dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Annur.
Pada 12 September musibah juga menimpa jemaah haji di Mekah, setelah 107 orang tewas tertimpa crane di kompleks Masjidil Haram. Sebanyak 10 jemaah haji Indonesia juga meninggal dalam peristiwa itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Kubu Laras Sebut Jaksa Berkhotbah Moral, Gagal Paham Feminist Legal Theory dan Unsur Mens Rea
-
Pledoi Laras Faizati Dianggap Angin Lalu, Jaksa Tetap Tuntut Laras Faizati 1 Tahun Penjara
-
Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Wagub Babel Penuhi Panggilan Mabes Polri: Tidak Ada Niat Jahat
-
Terbongkar Love Scamming Lintas Negara di Jogja, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
-
KPK Pecah Suara? Wakil Ketua Akui Ada Keraguan Tetapkan Tersangka Korupsi Kasus Haji
-
Paradoks Kebahagiaan Rakyat: Ketika Tawa Menutupi Pemiskinan yang Diciptakan Negara
-
Kemendagri Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat BPBD di Seluruh Daerah
-
Guru Besar UNM Soroti Pasal Penghinaan di Era 'Big Bang' Transformasi Hukum 2026
-
Benarkah Rakyat Indonesia Bahagia Meski Belum Sejahtera? Begini Pandangan Sosiolog UGM
-
Tolak Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme, Koalisi Sipil: Berbahaya Bagi Demokrasi dan HAM