Suara.com - Indonesia menyebarkan pesan perdamaian di Ukraina dengan dipasangnya Gong Perdamaian Dunia (GPD) oleh KBRI Kyiv bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kremenchuk, Ukraina.
Dubes RI di Kyiv, Niniek Kun Naryatie, memimpin delegasi RI bersama Pemda Kremenchuk mengisi rangkaian kegiatan di Taman Oleg Babayev di pusat kota Kremenchuk, kata Pensosbud KBRI Kyiv Agus Prasetyo kepada Antara London, Rabu (30/9/2015).
Sementara itu, puncak peringatan Hari Perdamaian Dunia sekaligus memperingati 5 Tahun GPD asal Indonesia diadakan di Taman Perdamaian, Park Mira dihadiri sekitar 1.500 orang yang terdiri atas berbagai kalangan, mulai dari jajaran pemda setempat, veteran PD II, pelajar, guru, orang tua, hingga wartawan media cetak.
Master-class Angklung dan Tari Indonesia digelar di Taman Oleg Babayev dihadiri sekitar 200 pengunjung yang mendapat kejutan hiburan budaya Indonesia dengan hadirnya alat musik bambu serta tari rakyat Indonesia.
Tim angklung KBRI melantumkan beberapa lagu daerah Indonesia dan lagu Ukraina, dilanjutkan dengan partisipasi masyarakat dalam permainan angklung interaktif.
Selain itu, juga ditampilkan tari Sajojo dan Gemu Famire membuat masyarakat ikut bergoyang bersama dipandu Dubes, pengunjung mendapatkan suvenir dan kaus Gong Perdamaian Dunia.
Dubes RI Kyiv menyerukan pesan perdamaian serta menyampaikan apresiasi atas jalinan kerja sama dan berharap kegiatan perdamaian terkait dengan GPD dapat dilaksanakan secara berkesinambungan mengingat GPD merupakan simbol persahabatan bangsa.
Dalam pertemuan dengan jajaran pejabat Pemda Kremenchuk, disampaikan harapan investasi asing di Provinsi Poltava yang ditanggapi Dubes RI Kyiv dengan mengundang pengusaha Ukraina mengunjungi pameran Trade Expo Indonesia 2015.
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya diseminasi informasi "Doing Business" di Poltava dan kemudahan birokrasi bagi investor asing.
Delegasi KBRI menghadiri pertemuan Young Diplomatic Assembly di Sekolah No. 1 Kremenchuk yang dihadiri sekitar 200 orang duta muda perdamaian yang merupakan pelajar utusan dari berbagai sekolah di Kota Kremenchuk dan Provinsi Poltava.
Di antara para duta muda berkumpul membicarakan perdamaian bertema "Anak-anak Ukraina mendukung Perdamaian" itu terdapat utusan dari Indonesia, Kirana Himawan, dan putri staf KBRI. Mereka mengungkapkan dukungan dan pesan perdamaian kepada anak-anak Ukraina.
Dalam pesannya kepada duta muda perdamaian, Dubes RI Kyiv menekankan agar tidak menjadikan perbedaan sebagai halangan dalam memajukan perdamaian serta bagaimana mendalami makna damai bagi mereka.
Rangkaian kegiatan berlangsung sarat makna perdamaian. Kawula muda hingga dewasa masyarakat setempat, para tamu dari korps diplomatik dan jajaran pemda membaur penuh persahabatan sambil mengumandangkan harapan terciptanya perdamaian yang abadi di tanah Ukraina. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028