Suara.com - Mendiang Putri Nur Fauziah (9) selama hidupnya dikenal sebagai anak periang.
"Putri anaknya nggak manja, penurut, mandiri juga orangnya, putri juga anaknya sangat periang," kata ayah Putri, Asep Safullah (36), di rumahnya, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (5/10/2015).
Putri merupakan murid kelas dua SD Negeri 05 Kalideres Pagi, Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat, yang ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di Jalan Sahabat RT 6/5, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jumat (2/10/2015) sekitar pukul 22.30 WIB, jenazahnya dimasukkan di dalam kardus.
Asep sudah tiga tahun cerai dengan Ida. Ida adalah ibu kandung Putri. Sejak cerai, Asep tidak setiap hari mengunjungi Putri.
"Saya baru hari ini ke sini lagi (rumah putri tinggal) terakhir saya ke sini pas tiga bulan lalu, tapi masih tetep komunikasi kita, lewat sekolah," ujarnya.
Putri tinggal bersama ibunya, serumah dengan nenek, tante, dan tiga saudara lainnya.
"Putri tinggal sama ibunya di sini (rumah putri tinggal), tapi kadang Putri juga suka main ke rumah budenya buat tidur di sana," ujarnya.
Asep mengungkapkan ketika mendengar kabar Putri hilang pada Jum'at lalu, dia langsung melakukan pencarian. Dia mencari ke rumah teman-teman Putri.
"Pas putri ilang, saya langsung ke rumah Raysa temennya Putri, tapi ternyata nggak ada dan nggak tahu juga temennya itu," ujarnya.
Begitu anaknya ditemukan, ternyata sudah tidak bernyawa.
Asep berharap polisi mampu mengungkap kasus pembunuhan yang menimpa anaknya.
"Ya nantinya kalau dari kami, pelaku dihukum seberat-beratnya, dan kami menyerahkan semuanya ke polda," katanya.
"Karena negara kita kan negara hukum, jadi biar hukum yang menjadi panglimanya," Asep menambahkan. [Nur Habibie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger