Suara.com - Insiden pelemparan batu terhadap bus kembali terjadi. Kali ini peristiwa tersebut terjadi di kawasan tol Jagorawi, KM 8,40. Bus yang dilempari batu ini mengarah dari arah Bogor menuju Jakarta.
"Ada bus dari arah bogor ke Jakarta KM 840. Sekolompok anak muda melempari bus itu," kata salah satu petugas Patroli Jalan Raya Kompol Sutinah saat dihubungi wartawan Sabtu (17/10/2015).
Sutinah mengatakan jika insiden pelemparan bus itu dilakukan oleh 10 orang. Dari kejadian ini kaca depan bus tersebut pecah. Tidak ada korban jiwa dalam insiden pelemparan batu tersebut
"Yang lempar sekitar 10 orang, kena kaca depan retak," kata dia.
Lebih lanjut Sutinah mengatakan polisi telah mengamankan satu pelaku pelemparan. Menurutnya pemuda berusia 18 tahun ini mengaku jika pelemparan tersebut berhubungan dengan sepakbola. Namun Sutinah belum mengetahui apakah pelaku tersebut adalah suporter sepakbola
"Satu orang kena tangkap umur 18 tahun mengaku ada kaitan dengan sepakbola," katanya.
Sebelumnya polisi telah mengamankan 10 orang yang mengaku simpatisan The Jak Mania. Mereka diamankan lantaran berencana menghadang bus yang membawa suporter Bobotoh mau Viking di kawasan Pancoran Sabtu (18/10) sekira pukul 02.00 WIB.
Diduga rencana penghadangan tersebut berawal dari pesan berantai yang disebarkan melalui media sosial dan blackberry messanger.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!