Suara.com - Bripka S, oknum anggota Kepolisian Resort Rokan Hulu, Provinsi Riau yang menembak istrinya hingga tewas, dikenal berperilaku buruk.
"Dia itu hobinya mabuk-mabukan. Istrinya (Risma) sering menasehati dia agar jangan mabuk tapi kerap diindahkan. Saya menduga saat kejadian dia sedang mabuk," kata kakak ipar Risma Nainggolan, D Sianturi dihubungi dari Pekanbaru, Selasa.
Sebelumnya pada Senin lalu (19/10/2015), Bripka S menembak mati istrinya Risma Nainggolan setelah keduanya terlibat pertengkaran.
Menurut D Sianturi, kedua suami istri itu sering terlibat dalam pertengkaran dalam beberapa tahun terakhir.
Namun ia tidak mencampuri urusan rumah tangga keduanya meski pihak keluarga beberapa kali berusaha mendamaikannya.
Dengan adanya kejadian itu, pihak keluarga meminta kepada petugas untuk segera menangkap pelaku.
Sementara itu, setelah penembakan itu, Bripka S sempat mengembalikan senjata api yang digunakan untuk menghabis nyawa istrinya ke Polsek Kepenuhan, Kabupaten Kampar.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kepenuhan Ipda Safarudin yang menjelaskan bahwa Bripka S menitipkan senjata api melalui rekannya Brigadir Riki.
"Setelah menembak istrinya, dia menelepon temannya Brigadir Riki untuk menitipkan senjata api yang digunakan menembak Risma itu," jelasnya.
Namun, pada saat menerima senjata api dari Bripka S, rekannya Brigadir Riki tidak mengetahui bahwa pistol itu usai digunakan untuk membunuh istrinya.
Saat ini Kepolisian Resor Rokan Hulu terus Bripka S yang tega menembak mati istrinya.
"Kita masih terus berusaha melacak keberadaan pelaku. Terakhir dia dilaporkan melakukan pengamanan di Bank Mandiri namun kita tidak menemukannya," kata Kepala Polres Rokan Hulu AKBP Agung Pitoyo.
AKBP Agung menjelaskan saat kejadian, Bripka SM diketahui melakukan pengamanan di Bank Mandiri dan dilengkapi dengan senjata api laras pendek jenis revolver. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo
-
Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK
-
Disambut Riuh Mahasiswa, Wapres Gibran Buka Pintu Setwapres untuk Pendemo
-
Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM dalam Program MBG
-
DPR Gelar Rapat Tertutup Bahas Anggaran dengan BGN, Ada Apa?
-
Dana Pendidikan Dikuras Buat MBG, Pemerintah Terancam Gugatan Ganti Rugi Triliunan!
-
Guru Keluhkan MBG Ganggu KBM, Pembagian Makanan hingga Ompreng Sita Waktu Belajar
-
Bukan Gerakan Makar, Aliansi Cipayung: Cara Aparat Memperlakukan Kami Seolah Kami Melakukan Kudeta
-
Apakah Harga Minyak Dunia Kembali Normal Setelah AS - Iran Damai?
-
Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia