Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Spanyol sepakat meningkatkan kerja sama penanggulangan terorisme dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menjadi dasar hukum dalam memerangi terorisme.
Penandatanganan MOU dilakukan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Saud Usman Nasution, dan Sekretaris Negara Bidang Keamanan Kerajaan Spanyol, (CITCO) Francisco Martinez Vazquez di Pusat Intelijen Penanggulangan Terorisme dan Kejahatan Terorganisir di Madrid, demikian keterangan Kedutaan Besar RI Madrid yang diterima Antara London, Rabu (21/10/2015).
Acara penandatangan disaksikan Dubes RI di Madrid, Yuli Mumpuni Widarso dan Direktur Centro de Inteligencia contra el Terrorismo y el Crimen Organizado - (CITCO) Jose Luis Olivera.
Momen itu bersejarah bagi kedua pihak mengingat Indonesia dan Spanyol sama-sama menjadi korban aksi terorisme.
Nota Kesepahaman tersebut menyepakati kerja sama dalam hal saling bertukar informasi intelijen dan informasi strategis organisasi teroris dan tren kejahatan yang berkembang di kedua Negara.
Kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama antara aparat keamanan dan penegak hukum kedua negara dan saling bertukar pengalaman dalam penanggulangan terorisme dan kekerasan radikalisme.
Sekretaris Negara Francisco Martinez Vazquez menyatakan terorisme merupakan musuh masyarakat internasional karena telah menyengsarakan korban yang tak berdosa.
Seluruh masyarakat internasional mempunyai tanggung jawab untuk menghadapinya, ujarnya.
Oleh karena itu Spanyol dan Indonesia sebagai anggota masyarakat internasional mempunyai komitmen tinggi dan berpengalaman dalam penggulangan terorisme, katanya.
Dia berharap kerja sama bilateral ini akan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi upaya internasional dalam penanggulangan terorisme.
Pemerintah Spanyol menghargai Pemerintah Indonesia yang senantiasa terbuka kepada semua pihak yang ingin meningkatkan kerja sama dalam penanggulangan terorisme.
Bagi Spanyol sebagai korban aksi terorisme, upaya memerangi terorisme merupakan salah satu pilar penting kebijakan Pemerintah Spanyol untuk menjamin terciptanya keamanan nasional dan internasional.
Sementara itu Kepala BNPT Saud Usman Nasution menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Spanyol yang mempunyai inisiatif untuk memperkuat kerja sama internasional dan regional dalam penanggulangan terorisme. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang