Suara.com - Provinsi Maluku dan Papua juga terdapat kebakaran hutan. Jumlah titik api di sana mencapai ratusan buah.
Berdasarkan pantauan Satelit Terra & Aqua, titik api di sana bertambah banyak. Jumlahnya sampai 215 titik api aktif.
Prakirawan pada Stasiun Metereologi Kelas III Timika Sartika Damanik mengatakan dibandingkan hari-hari sebelumnya terdapat peningkatkan jumlah titik api aktif di wilayah Papua-Maluku.
"Sekarang semakin banyak. Jumlah titik api aktif sudah mencapai 215. Kalau sebelumnya hanya seratusan titik api aktif," jelas Sartika di Timika, Kamis (22/10/2015).
Lokasi persebaran titik api terbanyak di kedua wilayah itu terdapat di wilayah selatan Papua yakni di Kabupaten Merauke dan Mappi. Khusus di Merauke, titik api aktif terbanyak terdapat di Pulau Kimaam atau Pulau Yos Sudarso serta perbatasan Merauke dan Mappi.
Dengan meningkatnya jumlah titik api aktif di wilayah Merauke dan Mappi tersebut, Kota Timika mengalami dampak terburuk hingga mengganggu seluruh aktivitas penerbangan di Bandara Moses Kilangin Timika.
"Kabut asap hari ini di Timika semakin pekat. Ini yang paling pekat selama satu pekan terakhir dengan jarak pandang hanya 200-300 meter," jelasnya.
Sartika mengatakan wilayah Timika dan sekitarnya menerima dampak buruk dari kebakaran lahan hutan di Merauke lantaran saat ini angin bertiup dari arah tenggara menuju barat. Posisi Merauke dan Mappi berada di sisi tenggara Timika.
Kondisi itu, katanya, semakin diperburuk lantaran Timika dan sekitarnya akhir-akhir ini dilanda musim kemarau.
"Potensi hujan sangat rendah karena pertumbuhan awan sangat sedikit. Kalau ada hujan lebat tentu bisa mengurangi asap," jelasnya.
Ia memperkirakan kondisi cuaca di Timika dan sekitarnya masih tetap sama untuk tiga hingga lima hari ke depan. Apalagi jika kebakaran lahan hutan di Merauke dan Mappi semakin meluas.
"Kami perkirakan jarak pandang maksimal hanya 500 meter hingga 1.500 meter hingga lima hari ke depan," ujar Sartika. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan