Suara.com - Dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Kamis (22/10/2015), mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho mengakui bahwa Kejaksaan Agung telah menjadikannya tersangka kasus penyalahgunaan dana bantuan sosial.
Menanggapi hal itu, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Widyo Pramono, meminta wartawan jangan cepat percaya informasi tersebut.
"Yang penting ikutilah sumber informasi yang akurat. Yang akurat dari Jampidsus, Kapuspenkum, dan Jaksa Agung," ujar Widyo di Kejaksaan Agung, Jumat (23/10/2015).
Ketika ditanya lagi terkait status Gatot di Kejaksaan Agung, Widyopramono tetap meminta agar wartawan mengikuti sumber informasi yang tepat.
"Wartawan sebaiknya mengikuti sumber yang baik, sumber yang baik dari Kapuspenkum," kata Widyo.
Widyo mengatakan tim satuan tugas Kejaksaan Agung sampai saat ini masih menyelidiki pihak-pihak yang diduga terkait dengan kasus penyalahgunaan dana bantuan sosial dan hibah di Medan.
"Belum kembali, belum ada laporan. Kalau sudah kembali, pasti saya dapat laporannya tentang pembagiannya, baik bansos maupun hibah," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran