Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan meminta tambahan personel dari TNI dan Polri untuk membantu pemadaman kebakaran di Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) Balikpapan.
"Langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah meminta bantuan personel dari TNI dan Polri, karena masih ada kawasan satu yang masih ada titik apinya," kata Walikota Balikpapan, Rizal Effendi kepada Antara di Balikpapan, Selasa.
Personel TNI dan Polri yang ditambah belum tahu jumlahnya. Selain itu, akan ada tambahan sarana air untuk memadamkan api, katanya.
"Memang kawasan yang terbakar adalah tumbuhan baru, bekas kebakaran tahun 1998 tapi kalau tidak diatasi akan merambah ke zona inti," kata Rizal.
Rizal bersama pejabat Muspida diantaranya Komandan Lapangan TNI AL (Danlanal), Letkol Laut (P) Arief Budiman dan Kapolres Balikpapan, AKBP Jefri Dian Juniarta langsung memantau pemadaman di lokasi Hutan Lindung Sungai Wain.
Rizal beserta pejabat Muspida memberikan semangat kepada personel TNI, Polri, Tagana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat yang melakukan pemadaman di Hutan Lindung Sungai Wain.
Sekitar 1.000 Hektare luas Hutan Lindung Sungai Wain di Balikpapan terbakar yang sampai saat ini beberapa titik masih terlihat ada api kecil. (Antara)
Berita Terkait
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Hari Bumi 2026: Refleksi di Tengah Kepungan Kabut dan Ancaman Karhutla
-
Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah
-
WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?
-
Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
Terkini
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27