Suara.com - Aparat kepolisian telah menetapkan Leopard Wisnu Kencana (29) sebagai tersangka kasus peledakan Mal Alam Sutera, Tangerang Selatan.
Leo diduga telah melakukan teror bom di Mal Alam Sutera sebanyak empat kali terhitung sejak Juli hingga Oktober 2015.
Terkait kasus ini, Leo yang diketahui merupakan ahli IT itu terancam dikenakan Undang-undang terorisme dan bisa diancam hukuman mati.
"Karena undang-undang Terorisme No. 15 Tahun 2003, maka ancamannya bisa hukuman mati," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian kepada wartawan, Kamis (29/10/2015).
Untuk mengantisipasi hal serupa, mantan Kapolda Papua ini juga menyarankan agar seluruh pengelola mal bisa meningkatkan pengamanan.
"Saya mengimbau untuk seluruh pengelola mal agar mampu menguatkan sistem pengamanannya tanpa pengurangi kenyamanan pengunjung, misalnya penambahan CCTV dan lain-lain," kata Tito.
Dari kejadian tersebut pihak Alam Sutera, kata Tito juga telah meningkatkan sistem pengamanan. Menurutnya, peningkatan pengamanan itu berupa penambahan 300 kamera CCTV dan petugas keamanan.
"Sudah dikoordinasikan tingkat pengamanannya. CCTV juga ditambah jumlahnya hampir 300 kalo tidak salah. Kemudian satpamnya juga ditambah," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi