Suara.com - Sebuah pesawat penumpang rute Florida-Caracas terbakar saat hendak lepas landas dari Bandara Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat, hari Kamis (29/10/2015). Beberapa orang terluka saat keluar dengan menggunakan tangga darurat.
Tayangan televisi setempat memperlihatkan kepulan asap keluar dari pesawat Boeing 767-200ER milik maskapai Dynamic International Airways di atas landas pacu. Api berasal dari salah satu mesin pesawat. Menurut Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat, terjadi kebocoran bahan bakar sebelum pesawat lepas landas.
Dalam sebuah video hasil rekaman penumpang di pesawat lain memperlihatkan asap berwarna abu-abu mengepul dari pesawat. Beruntung, api berhasil dipadamkan oleh truk pemadam di Bandara Fort Lauderdale.
Sebanyak 15 orang dilarikan ke rumah sakit. Salah seorang diantaranya menderita luka bakar serius, sementara dua lainnya mengalami luka ringan, demikian disampaikan seorang juru bicara dari kantor Sheriff Broward.
Sebagian korban luka lainnya mengalami memar pada bagian tubuhnya. Diantara korban, ada seorang anak kecil yang juga turut dirawat di Pusat Kesehatan Broward.
"Itu benar-benar menakutkan," kata Luis Campana, seorang penumpang tujuan Venezuela yang naik pesawat bersama istri dan adik perempuannya.
Campana mengaku duduk di bangku depan pesawat.
"Mesin pesawat meledak. Ketika kami keluar dengan tangga darurat, asap mulai masuk dan mesin sudah terbakar," sambungnya.
Bandara sempat ditutup, namun akhirnya dibuka tiga jam kemudian. Badan Keselamatan Transportasi Nasional sudah mengirim empat orang petugasnya ke Fort Lauderdale untuk menyelidiki dan mencari tahu penyebab insiden tersebut.
Pesawat yang membawa 101 orang itu ditenagai mesin JT9D buatan Pratt & Whitney tahun 1986. Pesawat ini adalah satu dari hanya tujuh unit yang masih beroperasi. Boeing, dalam pernyataanya mengatakan akan memberikan dukungan teknis terhadap penyelidikan Badan Keselamatan Transportasi Nasional. (Reuters)
Berita Terkait
-
Pesawat Terbakar dan Tergelincir di Papua Hari Ini
-
Kebakaran Pesawat Air Busan: Penyelidikan Fokus pada Kompartemen Bagasi Kabin
-
Kesaksian Jemaah Haji Makassar Usai Sempat Naik Pesawat Garuda yang Mesinnya Terbakar
-
Pesawat Menuju Makkah Sempat Terbakar, Jemaah Ceritakan 20 Menit Menegangkan di Langit Makassar
-
Pesawat Japan Airlines Terbakar, Begini Kondisi di Dalam Pesawat Penumpang Tetap Tenang dan Tertib
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat