News / Nasional
Rabu, 11 November 2015 | 17:04 WIB
Presiden Joko Widodo mampir ke KPK. [Antara]

Suara.com - Komisi VII DPR mempertimbangkan untuk meminta keterangan Menteri ESDM Sudirman Said yang sempat menyebut ada politisi yang menjual nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk perpanjangan kontrak karya dengan PT Freeport Indonesia supaya mendapatkan jatah saham.

"Mungkin (akan panggil Sudirman Said)," Ketua Komisi VII Kardaya Warnika dalam pesan singkatnya kepada suara.com, Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Dia menambahkan, Sudirman memang belum pernah menyinggung soal ini dalam rapat kerja dengan Komisi VII.

"Belum," ujar dia.

Menurutnya, supaya tidak menimbulkan fitnah atau menuding orang tanpa bukti, Politisi Gerindra ini meminta supaya Sudirman memaparkan nama politisi yang dimaksud.

"Sederhana saja. Tinggal sebut saja siapa dia (pencatut nama presiden dan wapres) biar tidak menimbulkan kecurigaan dan kegaduhan," kata Kardaya.

Load More