Suara.com - Yaswaki Kurata alias Iyas (24), penjambret ponsel wartawan media The Jakarta Post, Agnes Anya (23), ditangkap polisi. Polisi juga menangkap dua tersangka lainnya yang berperan sebagai penadah barang haram.
"Kami tangkap tiga tersangka kasus penjambretan. Satu Sebagai eksekutor, dan dua lainnya berperan sebagai penadah hasil penjambretan," kata Kepala Sub Direktorat Resmob Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Eko Hadi Santoso kepada wartawan, Rabu (11/11/2015).
Kepada polisi, Iyas mengaku mengincar selalu perempuan. Sebelum beraksi, biasanya dia mempelajari medan dulu.
Lokasi favorit untuk menjalankan aksi ialah Palmerah, Kebayoran Lama, sampai Meruya.
"Tersangka ini mencari target korban yang dianggap lemah. Biasanya korban perempuan yang tengah asyik bermain handphone," katanya.
Selain menangkap tiga tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan untuk melancarkan aksi, kemudian telepon genggam milik korban.
Anya dijambret saat berjalan kaki menuju kantornya di Palmerah pada Kamis (5/11/2015). Wartawan yang biasa meliput di Polda Metro Jaya langsung teriak begitu menyadari jadi korban jambret.
“Saya langsung syok begitu handphone diambil pelaku,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat