- Seorang pria berinisial BAS (28) ditangkap karena percobaan penjambretan terhadap nenek LSJ (70) di Jelambar, Jakarta Barat.
- Peristiwa percobaan perampasan tas terjadi pada Senin siang (2/3/2026) menyebabkan korban terjatuh dan sempat pingsan.
- Pelaku yang sempat berpura-pura menolong kemudian ditahan Polsek Grogol Petamburan berbekal bukti rekaman CCTV.
Suara.com - Seorang pria berinisial BAS (28) ditangkap polisi setelah gagal menjambret seorang nenek berinisial LSJ (70) di kawasan Jelambar, Jakarta Barat. Aksi penjambretan itu sempat membuat korban terjatuh hingga pingsan.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/3/2026) siang.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, korban saat itu berjalan seorang diri ketika pelaku yang mengendarai sepeda motor dan mengenakan jaket ojek online memepetnya.
"Kemudian tas milik korban ditarik paksa oleh pelaku tapi tidak berhasil. Jadi percobaan pencurian dengan kekerasan, korban terjatuh hingga kepalanya terbentur dan pingsan," ungkap Alexander kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).
Setelah gagal merampas tas, pelaku meninggalkan lokasi. Sekitar lima menit kemudian, ia kembali dengan mengganti helm dan berpura-pura hendak menolong korban yang sudah dikerumuni warga.
"Jadi pelaku ini berpura-pura ingin menolong," ujarnya.
Polisi menduga pelaku mengurungkan niat membawa kabur tas korban karena situasi di lokasi sudah ramai. Sementara pelaku kepada penyidik, berdalih kembali karena merasa kasihan.
"Alasannya dia kasihan. Tapi kita melihat unsur percobaan pencurian sudah masuk makannya kita sudah tahan dia," jelas Alexander.
Berbekal rekaman CCTV dan keterangan saksi, polisi saat itu langsung menangkap pelaku di lokasi kejadian.
Baca Juga: Berapa Tahun Penjara Kasus Jambret? Hati-hati Bisa Pidana Mati
Kekinian pelaki berinisial BAS iti juga telah ditahan di Polsek Grogol Petamburan untuk proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Berapa Tahun Penjara Kasus Jambret? Hati-hati Bisa Pidana Mati
-
Bagaimana Cara Melawan Jambret?
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Dua Bandit Bercelurit Harus Mendekam dalam Jeruji Besi Usai Jambret Kalung Emas di Tambora
-
Detik-detik Mahasiswi Jogja Tabrak Motor Jambret Usai HP Dirampas, Pelaku Residivis Tak Berkutik
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF
-
Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan