Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fahmi Zulfikar syok setelah ditetapkan Bareskrim Polri menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply pada APBD Perubahan DKI Jakarta tahun 2014.
"Pak Fahmi syok saat tahu ditetapkan sebagai tersangka, dia meneteskan air mata. Dia menyatakan tidak pernah menerima apapun, sepeserpun (komisi) terkait kasus pengadaan UPS," kata pengacara Fahmi, Sunan Kalijaga, di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (17/11/2015).
Sunan bersama dua rekannya mendatangi Bareskrim untuk konfirmasi kabar Fahmi jadi tersangka.
"Sejak kemarin sudah beredar di media klien kami jadi tersangka, tapi klien kami sama sekali belum terima surat resmi serta jadwal pemanggilan sebagai tersangka. Makanya kami kesini untuk klarifikasi soal itu," ujarnya.
Sunan mengatakan sedang menyiapkan berbagai upaya untuk membela Fahmi.
"Kami akan persiapkan upaya hukum, siapkan dokumen untuk membela klien kami," ujarnya.
Pagi tadi, Abimanyu Kameshwara, kuasa hukum anggota DPRD DKI hukum M. Firmansyah yang juga ditetapkan jadi tersangka kasus UPS ,juga datang ke Bareskrim untuk klarifikasi.
Abimanyu mengatakan sudah mendapatkan kepastian status hukum kliennya.
"Pak Firman cukup shock mendapat kabar itu. Dengan status tersangka perkara korupsi itu sedikit banyak berpengaruh dengan psikologis beliau," kata Abimanyu di Bareskrim.
Abimanyu menambahkan untuk beberapa hari ini, Firmansyah akan menenangkan diri dengan menghabiskan waktu bersama keluarga.
"Sementara waktu beliau berkumpul dengan keluarga dulu sambil menunggu jadwal pemeriksaan tersangka," katanya.
Dalam kasus ini, penyidik Mabes Polri juga sudah menetapkan pejabat pemerintah Jakarta, Alex Usman dan Zaenal Soleman, menjadi tersangka.
Alex merupakan mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, sedangkan Zaenal adalah mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji
-
Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB
-
Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual
-
Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong
-
Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI
-
Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin
-
Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional
-
Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?
-
Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden