Suara.com - Wakil Ketua Fraksi Nasional Demokrat Jhonny G. Plate menyarankan kepada para menteri Kabinet Kerja untuk menjaga komunikasi. Hal itu terkait pernyataan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli yang mengatakan reshuffle kabinet jilid II kemungkinan dilakukan sebelum akhir 2015. Menteri yang kemungkinan kena perombakan, kata Rizal, di sektor hukum dan perekonomian.
"Jika belum ada autorisasi dari Presiden sebaiknya para menteri lebih menjaga pola komunikasi publik yang lebih positif dan menyejukkan," kata Jhonny, Kamis (19/11/2015).
Jhonny mengingatkan keputusan perombakan kabinet merupakan domain Kepala Negara, bukan para menteri. Kecuali, kata dia, menteri yang bersangkutan diberi kewenangan Presiden untuk mengeluarkan pernyataan tentang reshuffle.
"Sebaiknya diserahkan pada Presiden dan kita tunggu keputusan Presiden," kata anggota Komisi XI.
Lebih jauh, Jhonny setuju kalau kinerja para menteri di sektor ekonomi, investasi, industri, dan infrastruktur ditingkatkan lagi.
"Masyarakat berharap seperti itu, perbaikan yang lebih dapat dirasakan oleh masyarakat di bidang-bidang tersebut," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga
-
NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat
-
Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar
-
Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam
-
KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya