- Bank Jakarta dan Bapenda DKI Jakarta menyediakan layanan pembayaran pajak kendaraan di Jakarta Fair Kemayoran, 11 Juni–12 Juli 2026.
- Pengunjung dapat membayar pajak tahunan maupun tunggakan secara tatap muka atau melalui aplikasi digital JakOne Mobile dengan praktis.
- Wajib pajak mendapatkan keuntungan berupa suvenir eksklusif, voucer senilai Rp50.000, serta kebijakan pembebasan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor.
Suara.com - Bank Jakarta bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta menghadirkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) atau PRJ yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di Hall C1, JIExpo Kemayoran.
Layanan ini memungkinkan pengunjung PRJ menuntaskan kewajiban pajak kendaraan mereka tanpa harus meninggalkan area pameran, cukup dengan membawa KTP asli dan STNK asli.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menyebut terobosan ini dirancang agar warga bisa memadukan kegiatan rekreasi dengan urusan administrasi perpajakan sekaligus.
"Melalui kolaborasi pembayaran pajak ini, Bank Jakarta ingin mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajibannya sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan publik di Jakarta," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (16/6/2026).
Layanan di booth Bapenda Jakarta melayani dua jenis kewajiban, yakni Pajak Tahunan maupun Tunggakan Pajak kendaraan bermotor.
Selain kemudahan layanan tatap muka, pengguna aplikasi JakOne Mobile juga dapat memanfaatkan fitur pembayaran pajak secara digital langsung dari rekening nasabah.
"Dengan memanfaatkan transaksi non-tunai lewat aplikasi JakOne Mobile, pembayaran pajak dapat dilakukan dengan aman dan nyaman," tambah Agus.
Sebagai pemanis, Bapenda Jakarta turut menyediakan suvenir eksklusif bagi setiap wajib pajak yang melakukan pembayaran PKB di PRJ, berikut kesempatan memenangkan voucer senilai Rp50.000, serta pembebasan sanksi administrasi PKB.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen lebih besar Bank Jakarta dalam mendorong digitalisasi transaksi pada sektor layanan publik di Ibu Kota.
Baca Juga: DJP Ajukan Anggaran Rp 5,4 Triliun untuk Tarik Pajak di 2027
"Dengan semakin mudahnya akses pembayaran pajak, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan dapat terus meningkat," tambah Arie.
Berita Terkait
-
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Surga Belanja dan Kuliner, Banyak Promo yang Sayang Dilewatkan
-
DJP Ajukan Anggaran Rp 5,4 Triliun untuk Tarik Pajak di 2027
-
Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi
-
197 Ponsel Dapat Diskon di PRJ 2026: HP Murah Rp400 ribu, Flagship Cuma Rp3 Jutaan
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
-
Alasan Elza Syarief Bela Gratis Lalu Tinggalkan Eks Wakil BGN di Kasus Korupsi MBG
-
Mal Jakarta Mulai Sepi, Kunjungan Turun 10 Persen Akibat Daya Beli Masyarakat Melemah
-
Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian
-
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta