Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran sabu jaringan Cina-Jakarta. Empat warga Taiwan berinisial LCS, SYT, HSY, WYC dan warga negara Indonesia berinisial CCC dibekuk.
"Dilakukan penangkapan di Newton Karaoke Hotel Club di ruko Permata Lokasari Blok B1 Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat terhadap tersangka LCS, SYT, HSY dan WYC (WN Taiwan)," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Eko Daniyanto, Senin (23/11/2015).
Kasus tersebut kemudian dikembangkan. Polisi menggeledah kios K.2/51 di Apartemen Laguna Pluit Penjaringan, Jakarta Utara, pada Rabu (18/11/2015). Di tempat ini, polisi menemukan sabu seberat 26, 4 kilogram yang disimpan di spare part generator listrik.
Eko mengungkapkan ruko tersebut merupakan gudang penyimpanan sabu.
"Ditemukan 12 koli yang berisi spare part generator listrik di dalamnya masing-masing terdapat satu bungkus plastik narkotika jenis sabu 2.200 gram bruto, berat seluruhnya 26.400 gram bruto dan satu unit alat press hidrolik," kata Eko.
Di lokasi yang berbeda, polisi menangkap CPS. Dari tangan tersangka, polisi menyita lima bungkus plastik berisi sabu, masing- masing seberat satu kilogram sabu yang disimpan dalam tas wana biru donker. Barang haram tersebut ditemukan polisi saat menggeledah rumah kos yang disewa CPS di Jalan Gandaria, Nomor 10 RT 2/3, Kelurahan Mangga Besar, Tamansari, Jakara Barat, Kamis (12/11/2015).
"Tim melakukan penangkapan dan mengamankan seorang laki-laki yang mengaku berinisial CPS di sebuah kost," kata Eko.
Selanjutnya, polisi menggeledah Apartemen Aston Marina Ancol Tower B Unit AA, nomor 27/1, Jakarta Utara, dan telah mengamankan sabu seberat 10,1 kilogram yang diduga milik SL. SL saat ini masih buronan.
Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 115 Ayat (2) subsider Pasal 112 (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi
-
Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli
-
Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam
-
Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?
-
Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati
-
DPRD DKI: Jakarta Calon Kota Global, Tidak Boleh Jadi Tempat Aman bagi Sindikat Judi Internasional
-
Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?
-
Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran
-
Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke
-
KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi