Suara.com - Aparat kepolisian akhirnya berhasil mengungkap pelaku pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMP bernama Adinda Anggia Putri (12). Pembunuhnya diringkus di Banten.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengatakan jika pelaku berinsial RZ diringkus di daerah Pandeglang, Banten, Selasa (24/11/2015) pagi.
"Pelaku berinisial RZ," kata Krishna kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/11/2015).
Dikatakan Krishna jika korban diajak oleh pelaku ke area Perhutani Petak 17, RPH Tenjo, Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di kawasan hutan tersebut, pelaku lalu memerkosa dan menghabisi nyawa korban. Adinda diketahui yang merupakan warga Jalan Bendungan Jatiluhur Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Lebih lanjut, Krishna mengatakan guna mendalami penyidikan kasus tersebut pihaknya tengah membawa pelaku ke lokasi tempat kejadian (TKP).
"Kami akan bawa pelaku ke TKP," kata Krishna
Sebelumnya, jasad Adinda ditemukan area Perhutani Petak 17, RPH Tenjo, Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jumat (23/10/2015) lalu. Saat itu, identitasnya belum diketahui.
Saat ditemukan di tengah hutan, dia mengenakan bra dan rok biru serta celana pendek biru. Kepalanya penuh bekas luka dengan darah mengering. Polisi menduga Adinda merupakan korban pembunuhan dan pemerkosaan.
Berita Terkait
-
Polisi Kantongi Bukti untuk Tangkap Tersangka Pembunuh Adinda
-
Adinda Diperkosa dan Dibunuh, Polisi Mulai Temukan Titik Terang
-
Adinda Diperkosa dan Dibunuh, Polisi Curigai Beberapa Saksi
-
Kasus Kematian Putri di Jasiga Ditangani Polda Metro-Polres Bogor
-
Adinda Ditemukan Tewas di Hutan, Siapa Pembunuhnya?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan