Ilustrasi gedung DPR. Upacara pelantikan pamdal [suara.com/Bagus Santosa]
Rohaniawan Benny Susetyo mengingatkan anggota DPR tidak main-main dengan kehendak rakyat. Kalau hal tersebut sampai terjadi, kata Romo Benny, lembaga legislatif akan masuk museum sejarah dan dikenang sebagai lembaga tak berprestasi.
Pernyataan Romo Benny terkait sikap Komisi III DPR yang tak juga menyelenggarakan fit and proper test calon pimpinan KPK, padahal waktu yang tersisa tinggal tiga minggu lagi.
"Menunda-nunda tanpa alasan jelas membuat publik berpikir seolah2-olah komisi III bermain-main dengan KPK sehingga KPK tidak bisa bekerja sebaik-baiknya, karena pemilihan pemimpinnya dibuat mengambang," katanya.
Romo Benny curiga ada agenda tersembunyi Komisi III sehingga mengulur-ulur fit and proper test.
Romo Benny mengatakan seharusnya Komisi III sebagai Komisi Hukum menjunjung tinggi penegakan hukum. Tapi yang terjadi, menurut Romo Benny, malah mengedepankan kepentingan politik dengan mempecundangi keadaban hukum.
"Tugas komisi III adalah menyeleksi orang-orang yang layak untuk jadi pemimpin KPK, misalnya yang punya integritas, yang berjarak dari kepentingan politik. Keadaban hukum yang terjadi justru dilecehkan ini, padahal itu adalah amanat reformsi," kata Romo Benny.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks