Ilustrasi gedung DPR. Upacara pelantikan pamdal [suara.com/Bagus Santosa]
Rohaniawan Benny Susetyo mengingatkan anggota DPR tidak main-main dengan kehendak rakyat. Kalau hal tersebut sampai terjadi, kata Romo Benny, lembaga legislatif akan masuk museum sejarah dan dikenang sebagai lembaga tak berprestasi.
Pernyataan Romo Benny terkait sikap Komisi III DPR yang tak juga menyelenggarakan fit and proper test calon pimpinan KPK, padahal waktu yang tersisa tinggal tiga minggu lagi.
"Menunda-nunda tanpa alasan jelas membuat publik berpikir seolah2-olah komisi III bermain-main dengan KPK sehingga KPK tidak bisa bekerja sebaik-baiknya, karena pemilihan pemimpinnya dibuat mengambang," katanya.
Romo Benny curiga ada agenda tersembunyi Komisi III sehingga mengulur-ulur fit and proper test.
Romo Benny mengatakan seharusnya Komisi III sebagai Komisi Hukum menjunjung tinggi penegakan hukum. Tapi yang terjadi, menurut Romo Benny, malah mengedepankan kepentingan politik dengan mempecundangi keadaban hukum.
"Tugas komisi III adalah menyeleksi orang-orang yang layak untuk jadi pemimpin KPK, misalnya yang punya integritas, yang berjarak dari kepentingan politik. Keadaban hukum yang terjadi justru dilecehkan ini, padahal itu adalah amanat reformsi," kata Romo Benny.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan
-
Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus
-
Rajiv Desak Polisi Bongkar Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan: Jangan Cuma Pelaku Lapangan
-
KPK Akui Lakukan Eksekusi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Sesaat Sebelum Dibebaskan
-
Dongkrak Pengembangan UMKM, Kebijakan Memakai Sarung Batik di Pemprov Jateng Menuai Apresiasi
-
Gerak Cepat Athari Gauthi Ardi Terobos Banjir Sumbar, Ribuan Bantuan Disiapkan
-
Prabowo Murka Lihat Siswa Seberangi Sungai, Bentuk Satgas Darurat dan Colek Menkeu
-
Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta, Benarkah Pipa PAM Jaya Jadi Solusi?
-
Panas Kisruh Elite PBNU, Benarkah Soal Bohir Tambang?
-
Gus Ipul Bantah Siap Jadi Plh Ketum PBNU, Sebut Banyak yang Lebih Layak