Suara.com - Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat melaporkan pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab atas tuduhan penghinaan dan pelecehan terhadap budaya Sunda karena telah memplesetkan salam 'sampurasun' menjadi 'campur racun.' Mereka mengecam Rizieq Shihab dan melarangnya datang ke Jawa Barat, selain itu menuntutnya minta maaf secara terbuka.
Rizieq Shihab sulit ditemui untuk dimintai tanggapan atas kasus tersebut. Suara.com hanya dapat menemui salah satu pengurus FPI, Saeroji, di markas Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Kamis (26/11/2015). Itu pun dia tidak mau menanggapi.
"Tidak mau menanggapi perihal tersebut kalau tidak ada surat pengantar dari media," kata Saeroji.
Saeroji mengaku pagi tadi sudah mengusir wartawan yang datang ke markas FPI untuk tujuan yang sama.
"Tadi pagi aja ada wartawan Liputan 6 saya usir, karena tidak bawa surat pengantar," kata Saeroji.
Kejadian yang sangat menyinggung perasaan orang Sunda itu terjadi ketika Rizieq diundang berceramah di Purwakarta pada Senin (15/11/2015). Dalam ceramah, Rizieq mengubah salam khas Sunda, 'sampurasun' menjadi 'campur racun.'
Orang Sunda merasa dihina dan budayanya dilecehkan. Bahkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sangat menyayangkan sikap Rizieq. Mereka minta Rizieq segera meminta maaf kepada masyarakat Sunda. (Muhamad Ridwan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi