Suara.com - Sedikitnya 20 warga melaporkan perusahaan jasa tenaga kerja, PT. Mega Mulia Indonesia, Gading Serpong, Tangerang Selatan, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya, Senin (30/11/2015). Mereka mengaku ditipu karena sudah membayar sejumlah uang, tapi tidak pernah diberangkatkan ke luar negeri untuk bekerja.
Salah satu korban bernama Andi Winarno (50). Andi mengaku awalnya tergiur dengan tawaran bekerja di Jepang dengan penghasilan 170 ribu yen per bulan atau Rp17 juta.
"Saya rugi delapan juta lima ratus ribu rupiah untuk mengurus legalisir persyaratan dan juga ada tanda tangan Kemenlu dan Kemenkumham," kata Andi Winarno di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Andi pertamakali mengetahui ada tawaran kerja dari website dan koran.
"Iya saya melihat iklan di internet, surat kabar juga ada, dan Youtube jadi saya tergoda untuk mendaftar," kata Andi.
Kasus tersebut terbongkar pada Oktober 2015. Tiba-tiba perusahaan tutup dan tidak ada karyawan yang bisa diminta informasi mengenai nasib pemberangkatan calon tenaga kerja.
Andi memperkirakan korban perusahaan tersebut mencapai 700 orang. Ke 20 orang yang melapor ke polisi hari ini mewakili mereka.
"Korban penipuan berbeda-beda antara Rp8 juta sampai Rp40 juta," kata Andi.
Laporan korban penipuan saat ini sedang diproses di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!