Suara.com - Jenazah tenaga kerja wanita asal Lampung, Muntiani binti Pani (43) yang meninggal di Malaysia telah dipulangkan dan tiba di Lampung, Sabtu (15/8/2015) sore.
Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Lampung, Sumarju, di Bandarlampung, Minggu, keluarga almarhumah yang berada di Pulau Penang Malaysia meminta bantuan KJRI Penang untuk memulangkan jenazahnya.
Almarhumah merupakan warga Desa Sumber Baru, Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah yang bekerja di Kedai Kopi di daerah Komtar.
Muntiani, yang meninggal karena sakit ini, diberangkatkan dari Penang melalui Kuala Lumpur, pada 14 Agustus. Selanjutnya Jenazah diberangkatkan dengan Pesawat Kargo Garuda Indonesia dari Cengkareng pukul 15.25 WIB, dan tiba di Bandara Raden Intan II Lampung sore harinya.
Pemulangan Jenazah berdasarkan Surat Plt. Direktur Perlindungan TKI dan BHI Kementerian Luar Negeri Nomor 15890/WN/08/2015/65 tanggal 14 Agustus 2015 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung.
Almarhumah diketahui baru selesai cuti di kampung halaman. Saat di Malaysia almarhumah Muntiani bekerja pada dua majikan yang berbeda selama tiga minggu dan satu bulan.
Dalam surat disebutkan, kerabat almarhumah Adrian Prayoga alias Solihin menyerahkan uang 3.000 ringgit malaysia (RM). Dana ini berasal dari majikan 2000 RM dan sisanya dikumpulkan oleh teman-teman kerja almarhumah.
"Selama di Malaysia almarhum menerima upah sistem harian. Diperkirakan gajinya telah dikirimkan kepada keluarganya di Tanah Air," ujar Adrian pula.
Pemulangan jenazah TKW ini dihadiri pejabat Dinas Sosial Provinsi Lampung diwakili Kasi KTKPM Yulya Elva, Kabid Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Lampung Tengah, Kasi Bantuan Jaminan Sosial Dinas Sosial Lampung Tengah Rohyan, dan Kades Seputih Banyak Nasikin sebagai wakil dari keluarga. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?