Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung mendoakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok agar tidak terjerat dalam kasus dugaan korupsi di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.
"Begini kalau Sumber Waras kita tunggu (perkembangan) penegak hukum, nunggu proses. Kita tunggu semua jadi baik-baik. Pak Ahok selamat kita doain, nggak terlibat," kata Lulung ketika dihubungi wartawan, Kamis (3/12/2015).
Lulung mengatakan setelah Ahok diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan selama sembilan jam pada Senin (23/11/2015) lalu. Pemeriksaan terkait pembelian lahan di RS Sumber Waras dan hal lainnya yang berada di Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan tahun anggaran 2014 sudah membuat asumsi masyarakat bahwa Ahok juga terlibat.
"Dalam hal yang selama ini dihubungkan. Sekarang kan Pak Ahok sudah dihakimi terlebih dulu oleh media masa seperti saya dulu. Ketika saya dibilang terjerat UPS," kata Lulung sambil tertawa.
Menurut Lulung apa yang dirasakan Ahok setelah sempat 'diadili' atas pemberitaan di media massa setelah Bareskrim dan BPK memanggilnya untuk meminta keterangan, sempat dirasakannya ketika ia (Lulung) bolak-balik dimintai keterangan penyidik di Bareskrim Polri pada kasus pengadaan uninterruptiple power supply (UPS) di sekolah-sekolah pada APBD-Perubahan tahun 2014.
"Bapak (Ahok) kan sudah diadili duluan nih. Saya sebagai temen doakan supaya Pak ahok sehat, selamat, nggak terlibat kasus Sumber Waras. Harus saling doaian kan sesama teman. Benar nggak?" tegas politisi PPP ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG