Suara.com - Polrestabes Semarang mengerahkan 1.818 perseonel untuk mengamankan 2.018 tempat pemungutan suara dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak, Rabu (9/12/2015) besok. Pasukan itu digeser dari pos penjagaan reguler ke TPS.
"Pasukan mulai digeser untuk pengamanan TPS," kata Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Burhanudin usai gelar pasukan pengamanan Pilkada 2015 di Semarang, Jateng, Selasa (8/12/2015).
Seluruh personel serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan pesta demokrasi lima tahunan tersebut telah siap. Dalam pengamanan TPS, polisi juga akan didukung personel Linmas.
Ia mengungkapkan kondisi keamanan Ibu Kota Jawa Tengah ini nisbi kondusif menjelang hari pemungutan suara. Meski demikian, ia meminta seluruh personel tidak menganggap remeh dan harus selalu waspada untuk mengantisipasi kerawanan yang mungkin terjadi. Pengamanan yang dilaksanakan sudah dimulai sejak pendistribusian surat suara hingga pemungutan nantinya.
"Kita juga fokus untuk pengamanan hasil pemungutan suara," ucapnya.
Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2015 diikuti tiga pasangan calon. Pasangan Nomor Urut 1 Soemarmo-Zuber Safawi, Nomor Urut 2 Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti, dan Nomor Urut 3 Sigit Ibnugroho-Agus Sutoyo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan