Calon Walikota Depok Idris Abdul Shomad mengatakan kemenangan dirinya dengan pasangannya Pradi Supriatna versi Quick Qount sementara hasil pilkada di Kota Depok sudah mendapatkan pengakuan dari para pesaingnya.
" Berdasarkan hitungan mereka juga amati. Mereka sudah mengucapkan selamat dan kita juga sudah mengucapkan terima kasih. Hasil ini tentu menjadi kebanggaan bagi seluruh Kota Depok," kata Idris.
Lebih lanjut, Idris yang masih menjadi Wakil Walikota Depok menambahkan mengenai kerja sama nanti saat sudah dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Depok akan dibahas secara bersama.
" Tidak jalan sendiri sendiri-sendiri. Kalau ada yang bertugas di Tapos dan satu ada di Bojongsari itu pembagian tugas. Tugas Eakil membantu Walikota sesuai perundang-undangan. Kita akan selalu kompak," kata Idris di Rumah makan Betawie Ngoempul Jalan raya Tanah Baru, 74 kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok, Rabu (9/12/2015).
Selain itu calon wakil wali kota depok Pradi Supriatna menegaskan bahwa tugasnya nanti memang akan membantu kinerja Calon Walikota Idris.
" Pasti kita akan bekerja sama. Beliau berpengalaman, kekurangan kelebihan birokrasi beliau hafal," kata Pardi.
Pasangan Nomor Urut Dua Calon Walikota Depok Idris Abdul Shomad dan Calon Wakil Walikota Depok Pardi Supriatna dalam hitung cepat dari beberapa lembaga survei terhadap hasil Pilkada Kota Depok berhasil menang dengan perolehan suara mencapai 60 persen. Sedangkan pesaingnya Calon Walikota Dimas Oky Nugroho dan calon Wakil Walikota Babai Suhaimi hanya mendapatkan suara 40 persen.
Berita Terkait
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
BW Semprot Wacana Pilkada Lewat DPRD: Biaya 37 T Mahal, Makan Gratis 268 T Dianggap Penting
-
E-Voting dan Masa Depan Pemilu Indonesia, Sudah Siapkah Kita?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ancaman PHK Gegara Impor Mobil Pick Up India, Buruh Minta KPK Turun Tangan Jaga Uang Rakyat
-
Pakai Pelat Diplomatik Palsu Kedubes Rusia, Avanza Veloz Terjaring di Tol Dalam Kota
-
Kemlu Minta WNI Tunda Perjalanan ke Meksiko
-
Gus Yaqut Tuding Ada Cacat Prosedur Penanganan Kasus Kuota Haji Oleh KPK
-
Sopir TransJakarta Diduga Mengantuk hingga Tabrakan Adu Banteng, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
-
WNI di Meksiko Aman, Kemlu Minta Jaga Komunikasi dengan KBRI
-
Ribuan Orang Sudah Manfaatkan Program Hapus Tato Gratis Baznas DKI Jakarta, Ini Syaratnya!
-
Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T
-
Menangguk Cuan di Musim Lebaran, Cerita Pekerja Proyek 'Banting Stir' Jadi Juragan Parsel di Cikini
-
Main Hujan Berujung Pilu, Bocah di Selong Hilang Terseret Arus Drainase di Dekat Sekolah