Suara.com - Seorang ibu memberi nama bayi lelaki yang ia lahirkan di taksi Uber dengan nama "Uber". Sang ibu terpaksa memanggil layanan taksi Uber karena ambulans yang ia pesan tak kunjung datang.
Babli nama sang ibu asal Devli, New Delhi, India itu. Merasa akan segera melahirkan jabang bayi di dalam perutnya, Babli memanggil ambulans.
Tapi, apa daya, ambulans tak kunjung datang. Babli pun memutuskan menggunakan layanan taksi Uber, Kamis malam pekan lalu.
Lansiran Times of India, sang sopir Uber, Shahnawaz, mengaku mendapat panggilan dari Babli yang mengatakan akan pergi ditemani dua orang perempuan lain. Ia sempat menyarankan agar Babli memanggil ambulans.
"Saya meminta mereka memanggil ambulans, tapi mereka mengaku tidak bisa mendapatkan ambulans," kata Shahnawaz.
Perjalanan ke rumah sakit Safdarjung, tempat Babli melahirkan bukanlah perjalanan yang mudah. Shahnawaz harus berulang kali berhenti karena Babli merasakan sakit saat mengalami kontraksi. Laju kendaraan membuat sakitnya kian parah.
Akhirnya, Babli terpaksa melahirkan di taksi Shahnawaz. Si sopir dan dua perempuan yang menemani pun membantu Babli melahirkan putranya di bagian belakang kendaraan tersebut.
"Saya mengambil handuk dari kursi dan menuang air minum ke sebuah mangkuk. Bocah tersebut lahir dalam hitungan menit dan saya amat gembira setelah melihat si bayi menangis," kata Shahnawaz.
Setelah itu, Shahnawaz memacu mobilnya ke rumah sakit dan langsung memasukan si ibu dan bayinya ke bagian unit gawat darurat. Shahnawaz menunggu perawatan mereka sampai selesai.
Sebagai tanda terima kasih, Babli meminta Shahnawaz memberikan nama kepada putranya. Merasa mendapat kehormatan, Shahnawaz pun menamai si bayi "Uber", perusahaan tempat ia bekerja. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
-
Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026
-
Viral Layanan 'Uber Unta' di Dubai Bikin Heboh Netizen, Benar atau Settingan?
-
Sopir Pakai Aplikasi Mod: Tarif Taksi Online Naik Drastis, Perusahaan Rugi Bandar
-
Denda Rp5 Triliun! Uber Dihukum Gara-gara Data Pengemudi Eropa Bocor ke AS
-
Bermodal Catatan Kecil di Tas Makanan Pelanggan, Driver Uber Eats Berhasil Wujudkan Pernikahan Impian
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
KPK soal Kepala Daerah Dipilih DPRD: Tekan Biaya Politik, Cegah Korupsi
-
Tabrak Lari di Tambora Tewaskan Dua Orang, Mobil Pelaku Ringsek Ditabrak Kereta
-
Pesepeda Luka Kepala Ditabrak Mobil Listrik di Jalan Sudirman
-
Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Warga DIY Waspadai Banjir dan Longsor
-
Demokrat Nilai Langkah Hukum SBY Jadi Pendidikan Politik Lawan Disinformasi
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi
-
Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran Keuchik Percepat Pendataan Kerusakan Hunian Pascabenca
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob