Tersangka kasus korupsi omzet pajak hotel yakni RD, SAD dan RM yang merupakan pegawai Dinas Perpajakan DKI Jakarta telah tertangkap. Ternyata ketiga tersangka telah menargetkan 75 objek wajib pajak sebagai sasaran selanjutnya.
"Para tersangka ini mengkhususkan untuk mengurangi para wajib pajak hotel dari apa yang semestinya dibayar oleh setiap wajib pajak. Mereka kemudian meminta imbalan kepada para wajib pajak agar bisa menjadi rendah WP mebayar pajak," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mujiono di gedung Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2015)
Mujiono mengatakan dari 75 objek yang ditargetkan, para tersangka ini baru saja menyelesaikan persetujuan hasil pemeriksaan kepada 10 wajib pajak. Namun, 12 objek wajib pajak lainnya. Nantinya, para tersangka baru akan menandatangani persetujuan hasil pemeriksaan pajaknya tersebut.
"Sedangkan sisanya itu belum dilakukan pemeriksaan oleh tersangka kepada 53 objek pajak lainnya. Karena belum adanya data dari wajib pajak lainnya," ujarnya.
Pihak kepolisian lanjut Mujiono, nantinya akan mengembangkan kasus tersebut. Karena agar untuk mendapatkan petunjuk lainnya. Sementara itu, objek pajak lainnya yang terlibat oleh para tersangka ini nantinya akan dimintai keterangan oleh tim Penyidik Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
"Kasus ini masih terus dalam penyidikan pihak kepolisian, dan akan dikembangkan," katanya.
(Nur Habibie)
Berita Terkait
-
Apa Beda Harta PPS dan Harta Investasi PPS di Coretax? Jangan Salah Isi!
-
Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut
-
Cara Membuat Passphrase Coretax Terbaru 2026, Ini Panduan Lengkapnya
-
Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak
-
Langkah Mudah Login Coretax DJP Gunakan NPWP 16 Digit dan NIK
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter