Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali menegaskan Metronimi tak layak jalan atau biasa disebut "Metromini zombie" tidak boleh beroperasi. Dia senang larangan ini didukung oleh masyarakat.
"Bagus dong (kalau banyak masyarakat nggak butuh metromini). Memang harus begitu. Maksudnya nggak boleh Metromini yang jenis-jenis zombie itu yang tua-tua (beroprasi)," ujar Ahok di lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur ini kesal Metromini tua masih beroperasi. "Masa saya masih kuliah masih SMP, SMA sudah naik Metromini yang sama sampai sekarang saya lihat Metromini masih ada. Kan kacau ini. Itu saja," jelas Ahok.
Saat ini Pemerintah DKI telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang transportasi. Salah satu pasal di Perda itu menyebutkan umur angkutan umum yang beroperasi tidak boleh lebih dari 10 tahun.
"Perda kita 10 tahun, mobil sudah harus dikeluarkan. Tapi buat saya bukan mobilnya 10 tahun, melainkan lolos KIR. Nah sekarang masalahnya KIR-nya itu kan 'nembak' buku, spare part tukar dulu, nah itu yang nggak benar. Itu kita lapor polisi dan bilang itu kejahatan kriminal," tegas Ahok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?