Suara.com - Selain karena antrian mobil masuk tempat istirahat, kemacetan parah di jalan tol ke arah Cikampek dan Bogor kemarin juga dipicu keberadaan truk-truk berukuran besar di jalan raya.
Menurut Kepala Koordinator Lalu Lintas Polisi Republik Indonesia Inspektur Jenderal Condro Kirono berbagai upaya telah dilakukan polisi untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di jalan tol dalam beberapa hari terakhir. Misalnya, rekayasa jalur kendaraan, kemudian pemberlakuan contra flow, bahkan buka tutup pintu tol.
"Kami juga tutup pintu tol, dan kendaraan berat ternyata masih operasional, itu yang membuat jadi tambah kepadatan," kata Condro di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2015).
Kemacetan terjadi saat memasuki musim libur Natal dan tahun baru. Masyarakat pemilik kendaraan secara bersamaan membawa kendaraan sehingga volume kendaraan meningkat drastis.
Tjondro mengungkapkan sebelumnya Polri mengirim surat kepada Kementerian Perhubungan agar jam operasional truk kelas berat diatur.
"Kami sudah buat surat ke menhub, sekiranya ada pembatasan waktu operasional untuk kendaraan berat," ujarnya.
Namun, pengaturan tersebut baru berlaku pada pada malam tahun baru.
"31 Kamis tidak operasional sampai tiga minggu, untuk arus balik itu diantisipasi," katanya. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi