Ketua MKD Surahman Hidayat dan Wakil Ketua MKD Junimart Girsang dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di gedung DPR kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR Junimart Girsang minta agar anggota mahkamah diberi fasilitas setara dengan yang didapatkan pimpinan DPR. Dengan kesejahteraan yang setara dengan pimpinan dewan, kata dia, kinerja anggota mahkamah akan menjadi lebih independen, bebas intervensi, dan menjaga marwah Parlemen.
"Saran saya, kalau (MKD) mau mandiri, berikan fasilitas yang lebih. Kasih rumah seperti pimpinan DPR, mobil seperti pimpinan DPR," kata Junimart usai menghadiri acara di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (28/12/2015).
"Jadi pimpinan DPR tidak bisa intervensi. Dan kalau sudah permanen, partai pun tidak bisa intervensi," tambah anggota Fraksi PDI Perjuangan.
Selain itu, menurutnya, lembaga dan anggota MKD perlu dibuat menjadi permanen. Artinya, anggota yang duduk di sana tidak boleh asal diganti, tapi dilantik dari awal hingga akhir periode DPR. Dengan demikian, mereka tidak duduk di alat kelengkapan dewan atau komisi lain ketika sudah dilantik.
"Jadi harus ada fit and proper test (untuk anggota MKD). Kemudian MKD juga harus punya perwakilan setiap komisi di sana, Komisi I sampai X. Jadi punya marwah. Kalau tidak begitu, percuma," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat