Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan kesempatan kepada pihak pengelola Kopaja untuk melakukan revitalisasi armada busnya hingga akhir 2016 mendatang.
"Kopaja sudah minta waktu selama setahun kepada kami (Pemprov DKI) untuk membenahi armadanya. Ya sudah, kami berikan waktu satu tahun, berarti sampai tahun depan," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin.
Pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu menegaskan tidak akan memberikan toleransi untuk angkutan umum yang bobrok. Apabila pihaknya menemukan masih ada armada yang bobrok, maka akan langsung ditangkap.
"Saya tidak mau lagi melihat masih ada bus-bus Kopaja yang bobrok. Kalau ternyata masih ada yang bobrok, maka tidak ada toleransi lagi, langsung kami tangkap dan kami kandangkan," ujar Ahok.
Lebih lanjut, dia menuturkan kebijakan tersebut bukan hanya berlaku untuk pengelola Kopaja, tetapi juga seluruh angkutan umum lain di wilayah DKI Jakarta, tidak terkecuali Metromini.
"Jadi, bukan cuma Kopaja yang kami minta untuk membenahi armadanya, tetapi juga semua angkutan umum di Jakarta, termasuk Metromini. Saya tidak mau ada angkutan umum yang bobrok," tutur Ahok.
Selain perbaikan kondisi fisik bus, mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengajak agar seluruh pengelola angkutan umum di ibukota memberlakukan sistem tarif rupiah per kilometer.
"Kalau tidak mau menggunakan rupiah per kilometer, maka akan mengalami kebangkrutan. Karena pemerintah akan memberikan subsidi atau public service obligation (PSO)," ungkap Ahok.
Berita Terkait
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan
-
Kemenhub Dorong Kesetaraan Akses Transportasi Jakarta - Bodetabek untuk Kurangi Kendaraan Pribadi
-
Aksesibilitas Bukan Aksesori: Mewujudkan Keamanan bagi Penumpang Rentan di Transportasi Umum
-
Instran Minta Pemerintah Tak Hanya Hitung Untung-Rugi dari Pengembangan Transportasi Umum
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden