Suara.com - Kementerian Pertahanan mengundang KPK untuk rapat. Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Marsekal Madya TNI Ismono Wijayanto mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk resmi mengundang, Rabu (30/12/2015).
Ismono mengatakan kelima pimpinan KPK diundang ke rapat pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan yang direncanakan, 12 Januari 2016 mendatang.
"Tadi kami ketemu 5 pimpinan KPK lengkap saya menyampaikan keinginan bapak menteri pertahanan untuk pimpinan KPK berkenan memberi pencerahan pada saat rapim Kemenhan," kata Ismono usai menemui pimpinan KPK, Rabu (30/12/2015).
Ismono tiba sejak pukul 13.30 WIB itu mengaku kelima pimpinan KPK juga sudah menyanggupi untuk hadir dan memberikan materi tentang pencegahan korupsi di Kementerian yang dipimpin Menhan Ryamizard Ryacudu tersebut.
"Ada kesanggupan (kelima pimpinan KPK) untuk hadir dan memberikan pencerahan pada rapim tersebut. Pencegahan tindak pidana korupsi, judulnya itu," kata Ismono.
"Tentu saya sebagai Irjen sudah. Saya Irjen APIP (Aparat Pengawasan Interen Pemerinah) sudah melaksanakan yang garis besarnya sama lah aturan aturan," ucap Ismono.
Lebih lanjut, Ismono mengaku tidak ada hal lain yang dibahas antara dirinya dengan pimpinan KPK. Perihal kedatangannya itu hanya untuk mengajak pimpinan lembaga antirasuah itu agar bisa hadir dan bersedia menjadi pembicara dalam rapim Kemenhan.
"Jadi saya hanya memohon kepada pimpinan KPK untuk jadi pembicara di rapim," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi