Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Moechgiyarto menyatakan Kota Bandung tertinggi tingkat kasus kriminalitas selama 2015 di Jawa Barat.
"Tingkat kriminalitas tertinggi pada 2015 berada di wilayah hukum Polrestabes Bandung berjumlah 4.016 kasus," kata Kapolda saat konferensi pers akhir tahun di Markas Polda Jabar di Bandung, Rabu (30/12/2015).
Ia menyebutkan tiga peringkat tertinggi angka kriminalitas di Jabar setelah Kota Bandung yakni kedua Polres Bogor dengan jumlah 3.621 kasus dan ketiga Polres Bandung sebanyak 2.224 kasus.
Banyaknya kasus kriminalitas di tiga daerah itu, kata Irjen Pol Moechgiyarto, bukan berarti polres bersangkutan tidak melakukan pencegahan atau ada pembiaran.
Ia menjelaskan tindakan kriminalitas tidak dapat terdeteksi, sementara polisi tentunya memiliki keterbatasan.
"Kita juga ada keterbatasan, terpenting adalah polisi proaktif menangani perkara," imbuh Irjen Pol Moechgiyarto.
Ia menegaskan, jajarannya sudah pasti memproses segala bentuk tindak pidana sesuai hukum yang berlaku.
"Kalau ada kasus pidana ya diproses. Kalau aktif, ya banyak kasus kejahatan banyak terungkap," kata jenderal bintang dua itu.
Untuk itu, ia menginstruksikan kepada tiga polres yang memiliki tingkat kriminalnya tinggi agar lebih maksimal menjalankan tugasnya untuk menciptakan keamanan masyarakat.
Kapolda juga minta 22 polres dan polrestabes lainnya untuk meningkatkan patroli, aktifkan pos mobile serta giatkan fungsi intelijen daerahnya masing-masing.
"Supaya enggak terjadi gangguan kamtibmas (keamanan, ketertiban masyarakat), harus kuat-kuatan, semakin petugas kuat, ya penjahat berkurang, kalau petugas lemah, penjahat tumbuh dan senang," katanya.
Sepanjang 2015 tindak pidana yang terjadi dan ditangani Polda Jabar mengalami penurunan 67 perkara atau 0,26 persen.
Tahun 2014 tercatat sebanyak 25.722 perkara menjadi 25.705 perkara pada tahun 2015.
Sedangkan penyelesaian perkara tindak pidana 2015 turun 3,76 persen dari 27.705 perkara dapat diselesaikan 12.206 perkara, sedangkan 2014 dari 22.772 perkara dapat diselesaikan 11.345 perkara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru