Suara.com - Kepolisian Florida, Amerika Serikat, pada hari Senin (4/1/2016), masih mencoba melacak identitas seorang lelaki misterius yang meninggalkan bacon atau produk olahan daging babi di depan sebuah masjid di negara bagian tersebut. Si lelaki berkepala botak dan berpakaian loreng terekam lewat kamera keamanan sedang memecahkan jendela, serta merusak kamera dan lampu dengan sebilah golok. Sebelum pergi, si lelaki meninggalkan daging babi di depan pintu masjid.
Rekaman kamera keamanan memperlihatkan si lelaki masuk garasi Masjid Al-Mumin di Titusville, dekat Cape Canaveral, Florida, Jumat malam dan melakukan pengrusakan, demikian disampaikan juru bicara kepolisian Titusville, Amy Matthews.
Sudah ketiga kalinya dalam kurun waktu kurang dari sebulan para pelaku vandalisme meninggalkan produk olahan babi di beberapa masjid di Amerika Serikat. Data tersebut diungkap oleh kelompok yang menamakan diri Dewan Relasi Amerika-Islam (CAIR).
Seperti diketahui, daging babi adalah makanan yang haram dikonsumsi oleh umat Islam. Menurut CAIR, kelompok-kelompok penebar kebencian menggunakan daging babi untuk mengotori masjid.
Si lelaki, menurut Presiden Islamic Society of Central Florida Imam Muhammad Musri, beraksi sendiri. Musri mengatakan, insiden ini adalah yang pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir di Titusville.
Aksi vandalisme terhadap properti-properti Muslim meningkat menyusul serangan militan garis keras di Paris, Prancis, dan San Bernardino, California, kata Musri.
Masih menurut Musri pula, insiden ini dipicu pula oleh sentimen anti-Muslim yang dilontarkan oleh kandidat presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump dan Ben Carson.
"Pernyataan-pernyataan (para kandidat presiden) ini jadi legitimasi bagi orang-orang yang berpikiran radikal," kata Musri.
"Mereka berpikir, pada pemimpin politik ini sepakat dengan pemikiran mereka, maka mereka menjadi makin berani untuk mengatakan dan melakukan sesuai dengan pikiran mereka," sambung Musri.
Sebelumnya, menurut CAIR, insiden serupa terjadi di Las Vegas, Nevada. Sebungkus daging babi olahan digantungkan di gagang pintu Masjid e Tawheed di tempat tersebut.
Selain itu, Biro Penyidik Federal AS (FBI) juga telah memulai penyelidikan atas insiden pelemparan kepala babi ke kompleks Al-Aqsa Islamic Society di Philadelphia, 6 Desember silam. (Reuters)
Berita Terkait
-
Viral! Jemaah Pria Saling Baku Hantam Saat Salat Id di Surabaya, Barisan Saf Berantakan
-
Takjub Lihat Masjid Baru Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Nggak Kepikiran Impiannya Terwujud
-
Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot
-
Masjid Negara IKN Gelar Salat Id Perdana, Jadi Momen Bersejarah
-
Live Report: Suasana Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes
-
Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang
-
Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
-
Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru