Suara.com - Jaksa Agung HM Prasetyo dituding menerima aliran dana kasus bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2012-2013 sebesar 20 ribu dollar AS dari istri Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti.
Prasetyo membantah keras tudingan itu. Dia menyebutnya sebuah kebohongan besar.
"Saya berani jamin (tuduhan penyuapan 20 ribu dollar AS) seribu persen omong kosong. Saya tahu diri saya," kata Prasetyo dalam konferensi pers dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Selasa (5/1/2016).
Prasetyo mengatakan kasus bantuan sosial yang ditangani kejaksaaan telah disampaikan kepada pimpinan KPK.
Prasetyo menambahkan KPK tidak akan mengambil alih kasus dugaan korupsi Bansos Sumut yang telah ditangani Kejaksaan. Pasalnya, kata Prasetyo pimpinan KPK Jilid III sudah menyatakan tidak akan mengambil alih kasus dugaan korupsi Bansos Sumut.
Dia juga mengatakan jika kasus dugaan korupsi dana Bansos yang ditangani pihaknya berbeda dengan kasus yang juga telah disidik KPK.
"Ada dua kasus berbeda, kasus operasi tangkap tangan dan kasus penyimpangan dana bansos sendiri. Pimpinan KPK Jilid III sudah menyatakan bahwa tidak akan diambil alih atau dicampuri oleh KPK," kata Prasetyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!