Rakernas PDI Perjuangan [suara.com/Erick Tanjung]
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri rapat kerja nasional I di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016).
Menurut pengamatan Suara.com, Jokowi tidak mengenakan seragam merah seperti kader-kader PDI Perjuangan lainnya yang hadir. Padahal, Jokowi merupakan kader partai tersebut.
Jusuf Kalla juga tidak mengenakan pakaian warna merah. Mereka mengenakan kemeja batik.
Jokowi memasuki ruangan pertemuan Hall D Jakarta Internasional Expo didampingi Jusuf Kalla, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, dan mantan Wakil Presiden RI Tri Sutrisno.
Ketua Panitia Rakernas I PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menjelaskan kenapa Jokowi tidak pakai seragam merah. Kata Andreas karena Jokowi hadir sebagai Presiden bukan sebagai kader partai.
Suara.com - Jokowi diundang datang untuk membuka acara rakernas.
"Beliau tidak gunakan baju merah karena Pak Jokowi akan memberikan sambutan sebagai seorang Presiden," ujar Andreas.
Tapi, kata Andreas, nanti pada bagian lain atau pada forum pengarahan partai, Jokowi akan mengenakan seragam warna merah.
"Nanti pak Jokowi juga akan bertindak sebagai kader saat pengarahan partai dalam acara tertutup," ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh para pejabat negara dan elite politik. Di antaranya, pelaksana tugas Ketua DPR Fadli Zon, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, Menko Kemaritiman Rizal Ramli, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara