Suara.com - Kepolisian Resor Raja Ampat, Papua Barat, mengamankan Kapal LCT Maros Indah Jaya yang mengangkut sebanyak 150 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga ilegal di Pelabuhan Waisai Kabupaten Raja Ampat.
Pantauan di Pelabuhan Waisai, Rabu (13/1/2016), Kapal LCT Maros Indah Jaya dipasang garis polisi dan dijaga anggota Satuan Polisi Air Polres Raja Ampat bersenjata menggunakan kapal patroli.
Kapolres AKBP Edfrie M. Maith dan Kepala Satuan Reskrim Polres Raja Ampat AKP Yudi Arvian yang dikonfirmasi melalui pesan singkat (SMS), Rabu, tidak memberikan komentar.
Namun, sesaui dengan keterangan masyarakat setempat, kapal tersebut sudah ditahan polisi sejak 3 hari lalu.
Menurut keterangan masyarakat setempat bahwa Kapal LCT Maros Indah Jaya mengangkut solar milik Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) Kabupaten Raja Ampat. Namun, surat-surat tidak lengkap sehingga ditahan dan dipasang garis polisi oleh Polres Raja Ampat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Raja Ampat Djalali mengatakan bahwa Kapal LCT Maros Indah Jaya mengangkut 150 ton solar untuk kebutuhan pembangkit listrik atas permintaan pemerintah daerah.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah sudah memesan BBM tersebut sejak Desember 2015 untuk kubutuhan pembangkit listrik pada bulan Januari dan Februari 2016.
"Stok BBM di PLTD saat ini hanya bisa bertahan sampai 25 Januari 2016. Dipastikan akan terjadi pemadaman listrik di seluruh Kabupaten Raja Ampat apabila stok BBM saat ini habis karena sesuai dengan informasi kepolisian menahan BBM yang dipesan pemerintah daerh untuk stok ke depan," ujarnya.
Ia mengaku bahwa pihaknya tidak mengetahui pasti kekurangan surat-surat Kapal LCT Maros Indah Jaya sehingga ditahan polisi. Namun, BBM tersebut adalah permintaan pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
Mendagri: Masa Tanggap Darurat Aceh Utara Bisa Diperpanjang
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras
-
Resmi Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump, Prabowo Ungkap Harapan dan Tujuan Indonesia
-
Keluhan Wali Murid di SD Negeri: Ketika Les Berbayar Jadi Beban Psikologis Anak