Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya masih kesulitan mengungkap kasus kematian Wayan Mirna Salihin setelah meminum kopi. Padahal polisi sudah merekontruksi kejadian di kafe tempat Mirna ngopi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti pun mengungkapkan jika sudah memegang barang buktinya. Hanya saja mereka belum menentukan tersangka pembunuh Mirna.
Setidaknya ada 5 hal yang membuat kasus ini belum juga mengungkap kematian Mirna.
Pertama, hasil pengujian sampel biji kopi di kafe Oliver di reka ulang kematian Mirna, jenis es kopi Vietnam yang diminum Mirna tidak bermasalah. Pasalnya, kata dia, ada juga pengunjung yang memesan kopi tersebut saat Mirna, Jessica, dan Hani datang ke kafe tersebut. Itu didapatkan saat polisi mengikuti proses pembuatan dan penyajian es kopi Vietnam yang dicicip Mirna sebelum tewas. Polisi pun belum memastikan kopi Mirna saat itu mengandung zat sianida.
Kedua, kepolisian masih menunggu hasil resmi laboratorium forensik yang belum selesai menelaah barang bukti kasus kematian Mirna. Polisi baru bergerak setelah labfor mengeluarkan hasil telaahnya. Baik terkait bukti-bukti yang telah diperoleh dari restoran maupun hasil penyelidikan dari tempat lain. Sebanyak 7 sampel telah di bawa dari restoran Olivier.
Ketiga, belum ditemukan motif dugaan pembunuhan Mirna. Polisi pun belum bisa menyimpulkan kasus kematian Mirna masuk unsur pidana atau tidak. Keterangan saksi-saksi masih berdasar fakta yang terjadi di sekitar tempat kejadian perkara.
Keempat, kesaksian teman Mirna, Jessica dan Hani yang terakhir bersama Mirna belum berhasil ungkap penyebab kematian Mirna. Meski Jessica sudah hadir dalam prarekonstruksi di kafe Olivier, Senin (11/1/2016) kemarin. Dalam prarekonstruksi berisi 60 adegan. Rumah Jessica juga telah digeledah polisi. Namun polisi akan memanggil Jessica untuk diperiksa sebagai saksi. Surat pemanggilan terhadap Jessica sudah dilayangkan. Dalam waktu tiga hari kedepan Jessica wajib memenuhi panggilan penyidik.
Kelima, CCTV yang diharapkan bisa mengungkap kematian Mirna pun belum memberikan petunjuk jelas detil saat kejadian. Sebab gerak gerik Jessica tidak terlihat jelas di CCTV itu. Tas yang ditaruh di atas meja dan tanaman tinggi menyebabkan CCTV tidak menangkap pergerakan tangan dan kaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi