Prarekonstruksi kasus Wayan Mirna Salihin di kafe Olivier [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan penyidik menghimpun semua alat bukti yang berkaitan dengan kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27). Bukti-bukti ini sedang dikonstruksi untuk membuat misteri kematian pengusaha cantik itu jelas.
"Kami sudah punya barang buktinya. Ibaratnya kalau mau buat gado-gado kami sudah ada bahannya dan sudah kami kumpulkan. Ibaratnya sayurnya, kacang panjangnya kami sudah ada. Tinggal nanti mau dibuat apa ini masakannya," kata Krishna saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2016).
Apakah bukti-bukti yang telah diperoleh penyidik sudah mulai mengarah ke penetapan tersangka?
"Belum mengarah ke sana," kata Krishna.
Mirna meninggal dunia pada Rabu (6/1/2016) tak lama setelah minum es kopi Vietnam yang sudah tersedia di atas meja nomor 54 kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat. Ketika peristiwa terjadi, Mirna bersama dua teman perempuannya, Jessica dan Hani.
Selasa (12/1/2016) kemarin, rumah Jessica digeledah polisi dan dari sana polisi mengamankan sejumlah barang.
"Ada beberapa yang diambil dilakukan penyitaan," kata dia.
"Kami sudah punya barang buktinya. Ibaratnya kalau mau buat gado-gado kami sudah ada bahannya dan sudah kami kumpulkan. Ibaratnya sayurnya, kacang panjangnya kami sudah ada. Tinggal nanti mau dibuat apa ini masakannya," kata Krishna saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2016).
Apakah bukti-bukti yang telah diperoleh penyidik sudah mulai mengarah ke penetapan tersangka?
"Belum mengarah ke sana," kata Krishna.
Mirna meninggal dunia pada Rabu (6/1/2016) tak lama setelah minum es kopi Vietnam yang sudah tersedia di atas meja nomor 54 kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat. Ketika peristiwa terjadi, Mirna bersama dua teman perempuannya, Jessica dan Hani.
Selasa (12/1/2016) kemarin, rumah Jessica digeledah polisi dan dari sana polisi mengamankan sejumlah barang.
"Ada beberapa yang diambil dilakukan penyitaan," kata dia.
Penggeledahan dilakukan sehari setelah polisi menggelar prarekonstruksi kasus di kafe Olivier yang menghadirkan Jessica dan Hani serta pelayan kafe.
Krishna mengatakan untuk membuat kasus menjadi terang, rencananya besok atau lusa penyidik akan kembali meminta keterangan Jessica.
"Jessica besok akan di BAP (berkas acara perkara). Dia sudah pernah diperiksa, semua saksi yang ada sudah diperiksa," kata Krishna.
"Semua motif, semua petunjuk kami dalami," Krishna menambahkan.
Ketika ditanya soal kabar penyidik menemukan obat penenang di rumah Jessica, Krishna mengaku belum dapat laporan soal itu.
"Itu bagian yang saya sendiri belum dapat laporannya. Semua barang bukti dan petunjuk terus kami cari," kata Krishna.
Krishna mengatakan untuk membuat kasus menjadi terang, rencananya besok atau lusa penyidik akan kembali meminta keterangan Jessica.
"Jessica besok akan di BAP (berkas acara perkara). Dia sudah pernah diperiksa, semua saksi yang ada sudah diperiksa," kata Krishna.
"Semua motif, semua petunjuk kami dalami," Krishna menambahkan.
Ketika ditanya soal kabar penyidik menemukan obat penenang di rumah Jessica, Krishna mengaku belum dapat laporan soal itu.
"Itu bagian yang saya sendiri belum dapat laporannya. Semua barang bukti dan petunjuk terus kami cari," kata Krishna.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah