Suara.com - Raja Yordania Abdullah II Bin Al Hussein mengirim surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam pada Presiden dan rakyat Indonesia atas teror bom di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016).
"Raja mengecam serangan-serangan teroris yang mengguncang Jakarta kemarin. Raja juga menegaskan bahwa Yordania berdiri bersama dengan Indonesia untuk memerangi aksi-aksi teroris seperti ini," kata Dubes Yordania untuk Indonesia Walid Abdel Rahman Al Hadid dalam pernyataan pers yang diterima, Sabtu (16/1/2016).
Raja Abdullah juga mendoakan supaya Allah SWT akan selalu melindungi Indonesia dan rakyatnya dari segala bentuk kejahatan, ujar Dubes Walid.
Teror bom dan penembakan di Jalan MH Thamrin melukai 24 orang dan menewaskan tujuh orang lainnya, termasuk lima terduga pelaku, menurut Kadivhumas Polri Irjen Anton Charliyan.
"Dua puluh empat orang luka-luka termasuk diantaranya lima orang polisi mengalami luka berat," kata Anton.
Ia menambahkan dua orang pelaku tewas akibat bom bunuh diri dan tiga orang tewas setelah ditembak polisi, sedangkan dua korban warga sipil yang tewas adalah seorang WNI dan seorang warga Kanada. (Antara)
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Harga Lengkap Tiket Indonesia Open 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama