Suara.com - Gubernur DKI Jakara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berencana menggratiskan biaya untuk menaiki bus TransJakarta kepada seluruh penghuni ruman susun (rusun) yang ada di Jakarta.
"Jadi orang yang KTP (Kartu Tanda Pengenal) rusun ya nggak usah bayar," kata Ahok di Rusun Marunda, Jakarta Utara, Minggu (17/1/2016).
Menurutnya penyediaan feeder bus Transjakarta bagi warga Rusun Marunda lantaran menurutnya warga Rusun Marunda masih sulit untuk mengakses transportasi umum.
"Janji ke masyarakat rusun, awal 2013 pas kasus banjir di Pluit kami pindahkan mereka ke sini salah satunya kesulitan adalah transportasi. Lalu kami berikan bus, ada sumbangan dari Ancol dan lain-lain," kata Ahok.
Ahok sendiri tidak menampik masih minim angkutan umum untuk menampung warga rusun Marunda. Dia juga meminta PT Transjakarta untuk memperbaiki fasiltas yang ada di feeder bus TransJakarta. Seperti penempatan posisi kursi sehingga warga yang menaiki bus tersebut merasa nyaman.
"Jumlah busnya belum begitu cukup. Saya udah coba naik bus yang gubahan dari kopaja ke kopami. Saya bilang salah mereka desain dari dulu. Bus kecil, gak mungkin kamu bikin hadap-hadapan. Harusnya seperti metromini dong. Kursi tetap ke arah depan. Orang berdiri ya berdiri. Ukuran sama kok. Metro Mini pakai sofa. Ini gak ada, cuma sejeput sofa kecil, sakit pantat," kata Ahok.
Lebih jauh, Ahok pun mengaku bakal terus memperbaiki pelayanan pada moda trasnsportasi publik dengan menambah jumlah armada dan supir. Hal itu dilakukan agar warga Jakarta mau beralih untuk menggunakan angkutan umum.
"Bus itu harus membuat orang yang naik mobil mewah pun duduk merasa okelah. Nah, kalau kamu paksain naik enggak enak, semua orang akan menghayal, mapan dan berupaya beli mobil. Kalau begitu, harusnya bus itu minimal target kita kelas menengah yang mampu beli mobil tapi nggak mampu bayar gaji sopir. Kalau logikanya seperti ini akan, orang-orang akan memutuskan lebih baik naik bus, karena nggak perlu bayar sopir kan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam