Suara.com - Ketua Badan Legislasi (Baleg) Supratman Andi Agtas mengatakan revisi UU nomor 15/2003 tentang terorisme masuk ke dalam daftar Prioritas Program legislasi nasional (Prolegnas) 2016. UU Terorisme ini masuk ke dalam 10 UU baru yang menjadi prioritas dalam Prolegnas.
Sembilan UU yang masuk prioritas prolegnas lainnya adalah, RUU tentang RUU tentang perubahan UU 8/2015 tentang perubahan atas UU nomor 1/2015 tentang Pendapatan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-undang.
Kedua, RUU tentang Kitab Hukum Pemilu atau Penyelenggaraan Pemilihan Umum. Kemudian, RUU tentang Jabatan Hakim, RUU Kebidanan, RUU tentang Peningkatan Pendapatan Asli Daerah, RUU tentang Pengampunan Pajak, RUU tentang Perubahan atas UU nomor 30/2002 tentang KPK, RUU tentang perubahan atas UU nomor 18/2002 tentang Sistem Nasional Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, serta RUU Ekonomi Kreatif.
"Revisi UU Teroris paling baru masuk, Senin atau Selasa," kata Supratman di DPR, Kamis (21/1/2016).
Baleg sendiri akan memplenokan tentang Prioritas Prolegnas ini. Total, ada 40 RUU yang masuk untuk menjadi Prioritas di Tahun 2016. Pleno ini diharapkan selesai pada Senin (25/1/2016). Kemudian, hasil Pleno ini akan dibawa ke Pimpinan DPR untuk dibacakan di Paripurna terdekat.
"Ini akan diplenokan agar menjadi keputusan Baleg, Senin selesai dan akan langsung dibawa ke pimpinan (DPR) untuk dibawa ke Paripurna," ujar Politisi Gerindra ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN