Suara.com - Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (Iress) Marwan Batubara menilai harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan oleh pemerintah sesuai dengan harga keekonomian dinilai masih terlalu tinggi. Pemerintah pun diminta untuk transparan terkait perhitungan harga BBM tersebut.
"Pertamina itu kan BUMN, dia harus menjalankan kebijakan pemerintah, ini harus transparan. Terutama soal harga jual BBM, dengan kondisi seperti ini (harga minyak dunia anjlok), berapa sebenarnya harga keekonomian," kata Marwan dalam diskusi 'Energi Kita' di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Minggu (24/1/2016).
Ia menjelaskan, masyarakat perlu tahu selisih harga BBM yang dijual oleh Pertamina digunakan untuk kegiatan apa dan apa yang akan didapat masyarakat dari selisih itu.
"Masyarakat perlu diberi pemahaman, kalau di AS (Amerika Serikat) dan Eropa harga sudah 27-28 dolar AS per barel. Ini biar tidak misleading. Itu uang rakyat, masyarakat berhak tahu. Dan pemerintah harus menjelaskan kalau memang itu uang akan dikembalikan ke rakyat seperti apa," tegasnya.
Ia juga meminta kepada Pertamina dan pemerintah untuk membuka perhitungan harga BBM ke publik dan berapa keutungan Pertamina sebenarnya dalam penjualan BBM.
"Berapa sebetulnya untung yang diperoleh, lalu akumulasinya sampai sekarang berapa? Dengan begitu masyarakat paham itu uang saya dikemanakan. Jadi harus ada transparansi," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Program Magang Nasional Batch I Sebentar Lagi Selesai, Peserta Diminta Lengkapi Tahapan Penutup
-
Detik-detik Teror Kiev: Pria Rusia Tembaki Warga Tanpa Ampun, 6 Orang Tewas 14 Luka
-
Mojtaba Khamenei Ancam AS-Israel: Jangan Main-main dengan AL Iran
-
Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum
-
JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'
-
Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala
-
Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Nasihat JK ke Jokowi Soal Ijazah: Kenapa Tidak Dikasih Lihat Agar Rakyat Tak Berkelahi
-
Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran