Suara.com - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan akan dibukanya Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar merupakan berkah tersendiri bagi kota ini.
"Kami bersyukur Konjen Australia dibuka di Makassar. Ini akan semakin membuka peluang kerja sama, anak-anak kita lebih mudah menimbah pendidikan di Australia," kata Danny Pomanto sapaan akrab wali kota di Makassar, Selasa (26/1/2016).
Di hadapan Kepala Bidang Politik dan Diplomasi Publik Australia Bradley Amstrong saat menjamunya makan malam di Rumah Budaya Rumata, dia menyebutkan Australia-Makassar telah memiliki hubungan persaudaraan lama.
Karenanya, dengan kehadiran Konjen Australia yang rencananya mulai beroperasi April tahun ini akan semakin mempererat hubungan itu dan kembali merekatkan jalinan ikatan yang sudah terjadi sejak beberapa abad lalu.
Dalam waktu dekat, Danny akan menggelar even bersama di bidang film, fashion, dan festival. Selain itu juga diharapkannya bisa tercipta hubungan yang baik di dunia pendidikan, budaya, dan perdagangan.
"Tinggal kita membutuhkan perahu bersama antara Australia-Makassar yang tidak terpengaruh oleh pasang-surutnya hubungan kedua negara. Logikanya, kalau dulu tidak ada Konjen Australia sudah banyak membantu di sini, apalagi kalau sudah ada Konjen," tuturnya.
Sebelumnya, Amstrong mengatakan bahwa meski hubungan Indonesia-Australia sering mengalami pasang-surut, namun ia percaya bahwa itu hanyalah sebuah dinamika.
"Kami percaya ke depan hubungan akan jauh lebih baik dan stabil setelah ada Konjen di Makassar, kami senang warga Makassar sombere (ramah) dan lingkungannya indah," ujarnya.
Amstrong mengatakan Konjen di Makassar merupakan kedua di Indonesia, sebelumnya juga telah di buka di Bali. Baginya hal tersebut juga akan semakin membuka kesempatan bagi warga Makassar untuk mengetahui lebih banyak tentang Auatralia dan juga untuk kepentingan investasi Australia di Makassar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya